Badung, infopol.co.id
Ribuan jamaah memadati Balai Budaya Giri Nata Mandala di Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Rabu (7/1/2026) malam, untuk mengikuti Pengajian Akbar memperingati peristiwa agung Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW. Acara yang digelar oleh Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Mengwi ini berlangsung khidmat dan semarak, mengusung tema "Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Menuju Badung Maju".
Pengajian yang dimulai pukul 19.00 WITA ini bertujuan tidak hanya memperingati perjalanan spiritual Rasulullah SAW, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan keimanan serta ketakwaan umat Islam, khususnya di wilayah Badung.
Runtutan Acara Penuh Makna
Acara dibuka dengan sesi Pra Acara yang diisi dengan Tawasul yang dipimpin oleh Ustaz Qadib, dilanjutkan dengan lantunan Hadrah yang syahdu dari grup Al-Muhajirin. Suasana religius langsung terasa menyelimuti seluruh ruangan.
Setelah pembukaan resmi oleh MC H. Haris, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars NU yang dikomandani Dirigen Anggita, serta laporan ketua panitia.
Sambutan dan Cinderamata
Dalam laporannya, Ketua Panitia H. Suseno, S.Pd., M.A.P., menyampaikan bahwa peringatan Isra Miraj merupakan momentum penting untuk mengingat peristiwa besar dalam Islam. Ia mengucapkan terima kasih atas kerja keras panitia, dukungan Pemerintah Daerah Badung, serta partisipasi aktif seluruh jamaah dan petugas keamanan.
"Saya mewakili panitia memohon maaf atas segala kekurangan yang ada. Kami telah berusaha semaksimal mungkin untuk menyajikan acara yang bermakna," ujar H. Suseno di hadapan jamaah MWC NU se-Badung Utara.
Kemudian, Ketua Tanfidziah MWC NU Kecamatan Mengwi, H. Muhammad Sugeng, menyampaikan sambutan dengan khasnya, menyelipkan candaan dan pantun bermakna yang mencairkan suasana. Selanjutnya, perwakilan Bupati Badung, Drs. I Nyoman Suwendi, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Sebagai bentuk penghargaan, perwakilan Bupati menerima cinderamata dari panitia.
Puncak Acara: Tausiyah Menginspirasi dari KH. Anwar Zahid
Puncak dari Pengajian Akbar ini adalah tausiyah dan pembacaan doa yang disampaikan oleh ulama ternama asal Bojonegoro, KH. Anwar Zahid (Syekh Anwar Zahid). Dalam ceramahnya yang berlangsung selama dua jam, beliau mengupas makna mendalam dari peristiwa Isra Mikraj dan relevansinya dengan kehidupan umat saat ini.
KH. Anwar Zahid menekankan pentingnya mengambil teladan dari akhlak Rasulullah SAW. Salah satu poin sentral yang disampaikan adalah tentang pentingnya "bertambahnya nilai kebaikan" setiap harinya.
"Esok harus lebih baik dari hari ini. Itulah pesan penting dari perjalanan Isra Mikraj. Kita harus terus berusaha meningkatkan kualitas iman, amal, dan akhlak kita, meneladani Nabi Besar Muhammad SAW," pesan KH. Anwar Zahid dengan penuh hikmah.
Tausiyah yang mendalam dan disampaikan dengan gaya yang mudah dicerna ini berhasil menyentuh hati ribuan jamaah yang hadir, terlihat dari suasana hening dan khidmat selama ceramah berlangsung.
Memperkuat Ukhuwah dan Membangun Badung
Pengajian Akbar ini tidak sekadar menjadi acara seremonial keagamaan. Menurut panitia, acara ini menjadi sarana strategis untuk memperkuat ukhuwah islamiyah (persaudaraan sesama Muslim) dan menginternalisasi nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Tema "Menuju Badung Maju" sengaja diangkat untuk menegaskan komitmen bahwa pembangunan karakter masyarakat yang berakhlak mulia adalah pondasi utama bagi kemajuan suatu daerah.
Sebelum acara berakhir, panitia juga mengimbau para jamaah dan tamu undangan untuk turut berpartisipasi dalam pengembangan dakwah melalui *infak* yang disediakan.
Acara ditutup secara resmi pukul 23.10 WITA oleh MC, menandai berakhirnya malam penuh berkah yang meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh pihak yang terlibat. Pengajian Akbar Isra Miraj ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat baru bagi umat Islam di Badung untuk senantiasa meneladani Rasulullah SAW dalam membangun kehidupan yang lebih baik.

Komentar

