Surabaya - infopol.co.id
Sungguh Meris melihat Nasib pegawai kontrak (Satgas) Satuan Tugas Kebersihan yang masih menggunakan baju seragam tugas yang terlihat jelas pudar warnanya serta Bolong-Bolong dan karet celana training kendor padahal sudah Hampir dua periode walikota Surabaya Menjabat seragam pasukan kuning Tak kunjung di ganti yang baru .
Ironis nya (DLH) Dinas Lingkungan Hidup ini terkesan tak perna memperhatikan nasib pasukan kebersihan yang masih menggunakan kaos seragam tak layak pakai hingga merasa hilangnya harga dirinya sebagai petugas selama mengabdi d pemerintahan kota Surabaya diduga kuat anggaran rakyat di manipulasi .
Sementara Dedik,Kadis DLH di konfirmasi awak media infopol.co.id terkait baju seragam yang d gunakan pasukan satgas tak layak pakai serta kemana larinya anggaran untuk pengadaan baju seragam,Kadis lebih memilih bungkam Alisa Mbidek .
Terpisah Rokim ,Kabid Kebersihan di konfirmasi baju seragam yang tak layak pakai saat di gunakan petugas pasukan kuning ,Rabo(20/08/25)
" Iya pak, arek2 iki sudah dibilangin pakai seragam dan rompinya ben ganteng koq
Ditegur pak," jawab Kabid Terkesan dagelanan.
Dan tak hanya itu duaggan ini aneh nya anggaran yang cukup besar yang di dapat dari pajak rakyat serta di kelola langsung pemerintahan kota Surabaya di kemanakan dan larinya untuk apa akan kah jadi ajang permainan DLH Surabaya, patut jadi sorotan karna di duga ada kebocoran dan dugaan manipulasi berkas untuk anggaran pengadaan baju seragam.
(NK)

Komentar