infopol.co.id Kontak Redaksi- 085784424805 wa Setelah Berita Dugaan Pungli Mencuat, Oknum Satlantas Kembalikan Uang Rp3 Juta kepada Korban

Iklan Semua Halaman

Iklan 928x90

Hot Post

Setelah Berita Dugaan Pungli Mencuat, Oknum Satlantas Kembalikan Uang Rp3 Juta kepada Korban

Sabtu, 08 Agustus 2026

 


 

 Malang, Infopol.co.id – Menyusul mencuatnya pemberitaan dugaan pungutan liar di Pos Lantas Celaket yang melibatkan oknum anggota Satuan Lalu Lintas Polresta Malang Kota beberapa waktu lalu, pihak kepolisian segera mengambil langkah penindaklanjutan.

 

Pada Selasa sore setelah waktu salat Dhuhur, perwakilan Satlantas mendatangi kediaman korban untuk mengembalikan uang sebesar Rp3.000.000 secara langsung. Kedatangan tersebut dipimpin Kanit Gakkum Satlantas, Eko, beserta seorang anggota, yang diterima langsung oleh keluarga korban.

 

"Iya benar, pada hari Selasa sekitar habis waktu Dhuhur, datang Pak Eko beserta anggotanya ke rumah. Tujuannya menyampaikan permohonan maaf sekaligus mengembalikan uang sebesar Rp3 juta yang sebelumnya diminta oknum tersebut," ungkap Deni, suami korban Ayu Ramadhani, saat dikonfirmasi media melalui telepon pada Sabtu (8/8/2026) petang.

 

Deni menjelaskan uang yang dikembalikan sama persis dengan jumlah yang sempat diserahkan pasca penindakan. Pihak kepolisian juga mendokumentasikan penyerahan uang tersebut untuk keperluan internal. Selain pengembalian dana, Eko juga mengimbau keluarga korban agar tidak ragu melaporkan kembali apabila mendapati oknum lain melakukan hal serupa atau menyalahgunakan nama institusi di kemudian hari.

 

Meski demikian, sepeda motor milik korban yang diamankan di kawasan Jalan Suprapto, Celaket, hingga kini belum ikut dikembalikan. Pihak kepolisian meminta korban mengambil sendiri unit kendaraan tersebut ke Pos Satlantas di kawasan Tlogomas.

 

Menyikapi hal itu, pendamping hukum dan awak media menyarankan keluarga korban untuk tidak terburu-buru mengambil kendaraan secara mandiri. Disarankan agar proses pengambilannya didampingi secara resmi guna mencegah munculnya persoalan baru. Hingga berita ini diturunkan, keluarga korban berharap penanganan kasus ini tetap berjalan transparan dan berkeadilan, serta terbebas dari segala bentuk intimidasi. (ed-tim) 


BERSAMBUNG...