Surabaya, Infopol.co.id - Menelisik ucapan perkataan yang di lontarkan para kepala Bidang Taman dan Kebersihan yang tak pantas ini atas dugaan pelecehan merendahkan dan meremehkan serta dugaan bisnis jual beli proyek menjadi sorotan tajam awak media infopol.co.id seola olah dalam narasinya Proyek yang ada di kantor DLH Masyarakat Publik harus tau akan permainan kotornya .
Seperti Kabid taman Dita, Ucapannya yang diduga merendahkan serta meremehkan rekanan menjadi momok bagai senjata makan tuan atas dirinya ketika di konfirmasi terkait perkataan nya menuding Bukan Kontraktor Bonafit ini ,
" Siapa yang bilang ,Ya sudah kalau mau percaya narsumnya," Kabid Taman mengelak
Dan aneh pula kepala bidang kebersihan juga melontarkan kata - kata berbahasa Indent saat di konfirmasi dugaan terkait proyek PL yang seakan akan jika mau dapat proyek harus nunggu dan bayar dulu ibaratnya seperti itu yang dimaksud kabid,
"Mohon maaf .yang terpaket pl sudah habis
Yang baru, sudah ada yang indent
Sampeyan belum ada,"
tegas Kabid Kebersihan DLH kota Surabaya.
Terpisah Tatang Irbansus Utama Inspektorat kota Surabaya saat di beri info atas ucapan yang tidak pantas para Kabid yang ada di kantor pemerintahan DLH ini ,Enggan mengeluarkan Stadman komentar diduga Tatang hanya berani menindak tegas kesalahan yang di lakukan pejabat paling bawah dan anehnya Irbansus Utama ini tidak berani menindak tegas serta memanggil para petinggi seola olah tak punya Taring.(Senin)10/08/26.
Perlu di ketahui Proyek yang di anggarkan dari pajak rakyat seharusnya di jalan kan dengan benar sesuai aturan yang ada bukannya malah di jadikan ladang bisnis memonopoli dan manipulasi untuk kepentingan pribadi dan golongan karna pajak rakyat bukan warisan para pejabat jika memang inspektorat tidak segera menindak tegas maka media infopol akan melaporkan dugaan tersebut di kantor Obusmen Jatim dan Kemendagri .
Penulis Narko

Komentar
