Surabaya - Infopol.co.id
Digelanya aksi Demo penolakan pemindahan Rumah Pemotongan Hewan (RPH ) yang ada di kota Surabaya hingga warga kecamatan Semampir turun menyampaikan inspurasinnya didepan gedung kantor balai kota dengan tertib dan santun yang bertujuhan mencari solusi terbaik untuk masyarakat nya
Namun aneh nya orasi yang disampaikan kordinator aksi demo tersebut belum ada kejelasan hingga warga meminta Eri Cahyadi untuk kluar menemui mreka agar segera mediasi dan adanya titik temu yang terbaik untuk masyarakatnya
Dan tak hanya itu pula kordinator warga didamping aliansi Madura indonesia ini pun juga menyampaikan dalam isi orasinya sangat kecewa menuding Eri Cahyadi kacang lupa kulitnya atas kebijakan walikota Surabaya yang memindahkan warganya ketempat RPH yang baru secara tiba- tiba antara warga setujuh apa tidaknya dan juga belum di sepakati warga nya,(Selasa)13/01/25.
"Dulu waktu pencalonan atas dirinya tuk jadi walikota pernah mengemis suara ke warganya dan Erik ini seperti penghianat rakyatnya hingga mati nya keadilan atas hak warganya ," tutur kordinator saat berorasi.
Kordinator pendomo pun tak lupa ucapkan rasa trima kasihnya pada aparat anggotan Polri Dan TNI yang selalu siaga mengamankan dan melindungi warganya saat menyampaikan tuntutannya di depan kantor balai kota Surabaya ,
"Saya selaku warga sangat vertrimakasi pada anggota Polri dan TNI yang selalu mengawal kami Alhamdulillah kami melakukan aksi demo ini secara damai dan tidak anarkis karna kami bukan preman sekali lagi kami ucapkan trimakasih pada anggota yang selalu menjaga kami.tegas nya
Apabila aksi demo ini belum juga di temui oleh walikota Surabaya warga akan tunggu sampai sore dan jika Masi belum keluar maka warga akan melakukan aksi demo yang lebih besar agar tuntutan warga kecamatan Semampir soal penolakan pemindahan RPH yang sudah lama menjadi lahan untuk mencari rezeki untuk di kabulkan sekali merdeka tetap merdeka.
NK

Komentar
