Banyuwangi, Infopol.co.id - Jenazah Yuni Kosayah, 25 tahun, korban penusukan oleh suaminya di Banyuwangi, tiba di rumah duka di Dusun Krajan, Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon, pada Minggu sore. Kedatangan jenazah disambut isak tangis keluarga dan warga yang sudah menunggu di lokasi.
Jenazah dibawa dengan ambulans dari Rumah Sakit Al-Huda Genteng. Puluhan tetangga ikut berkumpul saat mobil jenazah masuk ke halaman rumah duka. Suasana haru langsung pecah ketika peti jenazah diturunkan.
Seorang warga bernama Pras mengatakan keluarga sangat terpukul atas kematian Yuni. Ia menyebut korban dikenal sering membantu orang tuanya berjualan. Menurut dia, kedatangan jenazah membuat keluarga semakin terpukul karena kepergian Yuni terjadi secara tragis.
Pras juga menyampaikan bahwa keluarga sebenarnya sudah sering mendengar kabar korban mengalami kekerasan dari suaminya. Bahkan, Yuni disebut pernah dibawa ke bidan setelah mengalami penganiayaan. Ia menuturkan cekcok antara keduanya kerap terjadi.
Meski begitu, keluarga tidak menyangka pertengkaran itu berakhir dengan pembunuhan. Pras mengatakan keluarga tidak menduga Supriadi, suami Yuni, tega mengakhiri nyawa istrinya.
Jenazah Yuni kemudian dimakamkan di rumah duka sekitar pukul 16.30 WIB. Prosesi pemakaman dihadiri puluhan warga yang masih diliputi duka atas peristiwa tersebut.
(Ip Nano)

Komentar