infopol.co.id Kontak Redaksi- 085784424805 wa Kangen Ibunya, Naura Siswi SRT 2 Banyuwangi pun Menangis Dalam Dekapan Bupati Ipuk

Iklan Semua Halaman

Iklan 928x90

Hot Post

Kangen Ibunya, Naura Siswi SRT 2 Banyuwangi pun Menangis Dalam Dekapan Bupati Ipuk

Kamis, 11 September 2025

 


Banyuwangi - INFOPOL.CO.ID

Naura siswi kelas 1 Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Banyuwangi tampak menangis saat berada di pelukan Bupati Banyuwangi Ipuk Festiandani sambil terus memanggil ibunya. Peristiwa yang menyentuh hati itu terjadi saat 


Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, terlihat memeluk Naura, siswa kelas I SD, Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Banyuwangi, yang menangis dan terus memanggil ibunya. Hal ini terjadi saat Bupati Ipuk mengunjungi Sekolah Rakyat, (Kamis, 11/09/2025).


Naura pun menangis karena rindu pada ibunya. Selama dua bulan terakhir dia tinggal di Sekolah Rakyat, di Gedung Pendidikan dan Pelatihan PNS, Desa/Kecamatan Licin. “Ibuk…Ibuk…,” kata Naura sambil menangis tersedu di pelukan Ipuk.Ipuk lalu memangku dan terus memeluk erat Naura yang tak henti menangis. Sesekali Ipuk mengelus pipi dan pundak Naura untuk menenangkan anak yang masih berusia 6 tahun itu.


Naura kembali menangis saat kelompok paduan suara siswa Sekolah Rakyat, menyanyikan lagu berjudul ”Ibu” yang dipopulerkan oleh Haddad Alwi karya penyanyi dan penulis lagu asal Aceh Rara Tarmizi. Lagu tersebut dinyayikan dengan apik oleh paduan suara yang dibawakan siswa SMP dan SMA Sekolah Rakyat.


Tidak hanya Naura, puluhan siswa lainnya, bahkan beberapa Kepala OPD yang mendampingi Ipuk pun juga turut meneteskan air mata.


“Saat ini kalian sedang berjuang,  sekolah ini akan menjadi bekal untuk masa depan kalian. Jadi tetap sabar dan semangat belajar. Nikmati semua prosesnya,” kata Ipuk.


“Kami tahu kalian rindu rumah. Rindu orang tua, pasti berat bagi kalian. Tapi yakinlah apa yang kalian perjuangkan saat ini, akan dinikmati di masa depan yang lebih baik,” tambah Ipuk.


Sekolah Rakyat merupakan sekolah berbasis asrama yang diperuntukkan bagi anak dari keluarga tidak mampu. Sekolah Rakyat Banyuwangi saat ini terdapat 125 orang, yang terdiri dari 25 siswa SD, 50 SMP, dan 50 SMA


Bupati Ipuk mengunjungi sekolah ini, untuk memastikan kegiatan pembelajaran di Sekolah Rakyat berjalan lancar.


“Kami ingin melihat langsung bagaimana progres Sekolah Rakyat Banyuwangi. Sekaligus memastikan bahwa semua kegiatan di sini berjalan dengan lancar,” kata Ipuk.


Ipuk hadir bersama Kapolresta Banyuwangi, Kombespol Rama Samtama Putra, serta segenap jajaran Pemkab Banyuwangi.


Para siswa mengaku mulai senang berada di Sekolah Rakyat. Salah satunya, Hasyiela Zahra yang mengaku senang bisa belajar di Sekolah Rakyat.


“Senang sekali. Di sini kebutuhan makan dan pendidikan kita terjamin. Kita juga bisa bertemu banyak teman baru, bahkan seperti saudara,” kata siswa kelas 10 SMA di Sekolah Rakyat Banyuwangi itu.


Hal serupa juga disampaikan Erlangga Frenky, siswa kelas 2 SMP Sekolah Rakyat. “Bisa meringankan beban orang tua karena gratis di sini. Di sini juga menyenangkan karena nyaman dan banyak teman,” ujarnya. (IP TeDe/ Humas).