infopol.co.id Kontak Redaksi- 085784424805 wa Wakapolres Jember Turun Cek SPBU, Pastikan Stok BBM Aman di Tengah Isu Kelangkaan

Iklan Semua Halaman

Iklan 928x90

Hot Post

Wakapolres Jember Turun Cek SPBU, Pastikan Stok BBM Aman di Tengah Isu Kelangkaan

Sabtu, 07 Maret 2026

 



Jember, infopol.co.id - Isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang beredar di tengah masyarakat, dipicu kabar konflik geopolitik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat serta isu penutupan Selat Hormuz, sempat menimbulkan kekhawatiran di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Jember.


Kekhawatiran tersebut memicu aksi panic buying di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Masyarakat berbondong-bondong mengisi BBM sehingga menyebabkan antrean panjang kendaraan, kemacetan di sekitar SPBU, hingga meningkatnya harga BBM eceran di tingkat pengecer.


Menanggapi situasi itu, Wakapolres Jember Kompol Ferry Dharmawan, S.,PSI.,S.I.K.,  turun langsung melakukan pengecekan ketersediaan BBM di sejumlah SPBU di wilayah tersebut, Jumat (6/3/2026).


Adapun SPBU yang dikunjungi antara lain SPBU A. Yani di Kecamatan Kaliwates, SPBU  di Kecamatan Kalisat, serta SPBU di Gajah Mada.



Wakapolres mengatakan, hasil pengecekan langsung di lapangan serta koordinasi dengan pengelola SPBU menunjukkan bahwa stok BBM di Kabupaten Jember masih dalam kondisi aman dan distribusi berjalan normal.


“Kami sudah melakukan pengecekan langsung di beberapa SPBU, yakni A Yani, SPBU Kalisat dan Jalan Gajah Mada. Dari hasil koordinasi dengan pengelola SPBU, rata-rata stok BBM masih aman dan distribusi juga terus berjalan. Setiap hari ada pasokan BBM yang dikirim dari Lhokseumawe,” kata Kompol Ferry.


Sementara itu, Manager SPBU Kalisat, juga memastikan bahwa pasokan BBM dari Pertamina untuk SPBU di wilayah Jember masih mencukupi kebutuhan masyarakat.


Ia mengimbau warga agar tidak terpancing isu yang belum tentu benar dan tetap membeli BBM sesuai kebutuhan.


Kami menginformasikan kepada masyarakat agar tidak perlu panik. Stok BBM dari Pertamina untuk SPBU di wilayah Kabupaten Jember masih aman dan tercukupi,” ujarnya.



Selain memastikan ketersediaan stok, Wakapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu kelangkaan di tingkat distribusi.


Ia menegaskan pihak kepolisian akan menindak tegas praktik penimbunan BBM maupun pembelian menggunakan jerigen yang bertujuan untuk diperjualbelikan kembali.


“Masyarakat tidak perlu panik terhadap isu yang beredar terkait kelangkaan maupun kenaikan harga BBM. Stok di wilayah Jember masih aman dan distribusi berjalan normal,” ujar Ferry.


“Kami juga mengingatkan agar tidak membeli BBM menggunakan jerigen untuk ditimbun atau dijual kembali. Jika ditemukan praktik penimbunan yang memanfaatkan situasi ini, tentu akan kami tindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” pungkasnya. (Win)