Jalur Gumiter Ditutup, Kasat Lantas Polres Jember Imbau Warga Hindari Jalan Alternatif Yang Tidak Aman
JEMBER - Infopol.co.id
Tim dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim melakukan inspeksi kerja di proyek perbaikan jalan Gumiter, penghubung Kabupaten Jember dengan Banyuwangi Sabtu, (26/7).
Kegiatan inspeksi ini dipimpin langsung oleh Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim AKBP Hendrik Kusuma Wardhana, S.H.,S.I.K.,M.H., selaku ketua tim dan di dampingi Kasat Lantas Polres Jember AKP Bernardus Bagas Simarmata, S.Tr.K.,S.I.K.,M.S.S.S., beserta beberapa anggotanya.
Kasat Lantas Polres Jember AKP Bernardus Bagas Simarmata menjelaskan, bahwa penutupan ini dilakukan untuk perbaikan kondisi jalan yang sudah sangat memprihatikan.
Dia meminta agar masyarakat untuk menaati aturan yang sudah ditetapkan, agar proses pengerjaannya berjalan lancar.
"Kami minta masyarakat menaati aturan yang sudah ditetapkan, agar proses pengerjaannya berjalan dengan baik," ujarnya.
Selain itu, Kasatlantas Polres Jember menegaskan agar masyarakat untuk di luar wilayah Garahan, menghindari jalur alternatif terutama pada malam hari, di khawatirkan salah jalan.
"Jalur alternatif ini tidak kami sarankan, karena kondisi minimnya penerangan jalan maupun tidak bisa dilintasi kendaraan saat berpapasan," katanya.
Jalur Gumiter, yang menghubungkan Kabupaten Jember dan Banyuwangi, memang sudah lama dikenal dengan kondisi yang rusak di titik-titik tertentu.
Kasatlantas memaparkan bahwa perbaikan jalur ini sangat diperlukan, mengingat kemiringan jalan mencapai 20-35 derajat, yang sering kali menyebabkan truk terguling.
"Karena kondisinya sangat parah, dengan kemiringan jalannya hingga 20-35 derajat. Ini yang membuat banyak sekali truk terguling di sini," jelas AKP Bagas.
Proyek perbaikan jalan ini ditangani langsung oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur - Bali, yang telah menyiagakan sejumlah alat berat di titik-titik yang akan diperbaiki.
"Tadi kita lihat beberapa alat berat juga sudah disiapkan, termasuk melakukan pengecekan titik-titik lokasi yang rawan dan akan dilakukan perbaikan," katanya.
Meskipun proyek ini merupakan kewenangan pemerintah pusat, kami akan tetap terus memantau pelaksanaannya.
"Ini kan wilayah pemerintahan pusat, tetapi kami tetap melakukan pengawasan pengerjaannya. Termasuk melihat spesifikasi yang digunakan," tegas Kasat.
Dia juga memastikan bahwa bahan yang digunakan dalam proyek perbaikan jalan ini sesuai dengan standar yang ditetapkan.
"Kita pastikan agar bahan yang digunakan ini sesuai dan tidak menyebabkan persoalan baru nantinya, kita doa kan proyek ini berjalan lancar agar arus lalu lintas berjalan normal kembali," pungkasnya.
Win.

Komentar


