Malang, infopol.co.id – Maraknya kasus kekerasan di lingkungan pendidikan kembali menyita perhatian publik. Menanggapi munculnya dugaan aksi perundungan (bullying) yang melibat siswa di SDN Penarukan, Kecamatan Kepanjen, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Malang menegaskan komitmennya untuk menindak tegas segala bentuk kekerasan dan perundungan di satuan pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Malang, Bagus, menyampaikan rasa keprihatinannya atas beredarnya kabar dugaan perundungan tersebut. Pihaknya memastikan tidak akan membiarkan atau mentoleransi aksi perundungan dalam bentuk apa pun yang mencederai iklim belajar siswa.
"Dinas Pendidikan Kabupaten Malang menyampaikan keprihatinan atas informasi yang beredar terkait dugaan perundungan tersebut. Kami tidak mentoleransi segala bentuk kekerasan maupun perundungan di lingkungan satuan pendidikan," ujar Kadisdik Kabupaten Malang saat dikonfirmasi media, Selasa (04/08/2026).
Lebih lanjut, Kadisdik menjelaskan bahwa pihak dinas telah menginstruksikan pihak sekolah serta jajaran terkait untuk segera mendalami kronologi kejadian serta memastikan pendampingan bagi siswa yang menjadi korban.
"Saat ini kami telah meminta sekolah dan jajaran terkait untuk melakukan pendalaman terhadap kronologi kejadian serta memastikan kondisi peserta didik yang bersangkutan mendapat pendampingan yang diperlukan," tegasnya.
Sanksi tegas dan pembinaan juga disiapkan apabila dalam proses pendalaman terbukti ada kelalaian atau pelanggaran terhadap prosedur keselamatan siswa di sekolah.
"Apabila dari hasil pendalaman ditemukan adanya kelalaian atau pelanggaran terhadap ketentuan, tentu akan dilakukan pembinaan dan tindak lanjut sesuai kewenangan serta peraturan yang berlaku," tambahnya.
Kejadian ini diharapkan menjadi evaluasi bersama bagi seluruh pengelola lembaga pendidikan di Kabupaten Malang agar memperketat pengawasan, khususnya pada jam-jam rawan seperti waktu istirahat. Kadisdik mengimbau setiap sekolah dapat mengoptimalkan upaya pencegahan demi menghadirkan rasa aman bagi peserta didik.
Sementara itu, pihak jurnalis infopol.co.id telah melakukan upaya konfirmasi kepada pihak sekolah maupun wali kelas 5 SDN Penarukan guna mendapatkan keberimbangan berita. Pihak sekolah menyarankan agar konfirmasi dilakukan secara langsung di lokasi sekolah untuk pembahasan lebih rinci mengenai langkah penanganan yang diambil.
"Waalaikumsalam, kalau ingin konfirmasi silahkan datang ke sekolah. Monggo datang ke sekolah saja" ucap Guru wali kelas 5 dengan singkat. (Ed)
BERSAMBUNG...

Komentar