infopol.co.id Kontak Redaksi- 085784424805 wa Respon Cepat Polsek Sukorambi, Dalam Penanganan Dampak Longsor di Desa Klungkung

Iklan Semua Halaman

Iklan 928x90

Hot Post

Respon Cepat Polsek Sukorambi, Dalam Penanganan Dampak Longsor di Desa Klungkung

Kamis, 12 Februari 2026

 


 



JEMBER, infopol.co.id – Aparat Polsek Sukorambi menunjukkan respons cepat dalam penanganan dampak bencana tanah longsor yang melanda kawasan perbatasan Kecamatan Sukorambi dan Kecamatan Patrang, tepatnya di Dusun Mujan, RT 003 RW 013, Desa Klungkung Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Sukorambi AKP Sudarsono, serta melibatkan personel Polsek Sukorambi, Aiptu Imron Kanit Samapta, Aiptu Dartok Kanit Binmas, Aipda Andy Ba SPK, Brigadir Benny Ba SPK, Camat Sukorambi H. Musyafa, M.HI, dan warga setempat sebagai bentuk sinergi dalam pemulihan lingkungan pasca bencana.



Longsor yang terjadi pada Rabu, 11 Februari 2026, menyebabkan sejumlah jalan di sekitar tertutup material berupa tanah, lumpur, kayu, dan bebatuan. Kondisi tersebut sempat menghambat akses masyarakat.


Kapolsek Sukorambi menjelaskan, bahwa lokasi tersebut seringkali longsor, pada tanggal 29 Desember 2025 sampai sekarang sudah beberapa kali terjadi longsor. Longsor tersebut disebabkan oleh tingginya tebing yang sangat curam serta curah hujan yang sangat tinggi melanda wilayah Kabupaten Jember.

 

Lokasi tersebut berada di perbatasan antara Kelurahan Bintoro Kecamatan Patrang dan Dusun Mujan Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi. Longsoran tersebut mengakibatkan terjadinya pembentukan danau akibat dari aliran sungai yang tertimbun longsoran. Kemiringan tebing kurang lebih kisaran 80°, ujar Kapolsek.



Dalam proses penanganan, tim gabungan gotong royong, bahu membahu guna mempercepat pengangkatan material longsoran. Seluruh kegiatan dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan, mengingat struktur tanah di sekitar lokasi masih berpotensi tidak stabil.


Tinggi tebing DAS yang Longsor kurang lebih 100 Meter dan panjang sekitar 200 meter, jauh dari pemukiman rumah warga, dimana  longsorang tersebut di tanami tanaman singkong dan pohon mahoni.


Kapolsek Sukorambi menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian serta komitmen dalam membantu masyarakat menghadapi dampak bencana alam.



“Penanganan pasca bencana merupakan bagian dari tugas kemanusiaan Polri. Kami berupaya membantu memulihkan lingkungan agar kembali bersih, aman, dan dapat digunakan sebagaimana mestinya,” ujar Kapolsek.


Melalui kegiatan ini, diharapkan proses pemulihan lingkungan dapat berjalan lebih cepat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara aparat keamanan dan masyarakat setempat dalam menghadapi situasi darurat. 


AKP Sudarsono mengimbau untuk warga untuk tetap waspada dan segera melapor apabila terdapat tanda-tanda pergerakan tanah, dan mengakibatkan longsor, pungkasnya. (WN)