JEMBER, infopol.co.id - Polres Jember Polda Jatim, terus memperketat pengawasan terhadap pengendara kendaraan bermotor melalui rangkaian Operasi Keselamatan Semeru 2026.
Pemeriksaan yang dilakukan pada Rabu (11/2) di kawasan Terminal Pakusari ini menyasar kelengkapan surat-surat kendaraan serta kepatuhan pengendara dalam menggunakan perangkat keselamatan.
Dalam razia tersebut, petugas masih menemukan banyak pengendara yang abaikan terhadap keselamatan diri. Berbagai pelanggaran ditemukan, mulai dari tidak membawa surat kendaraan (STNK/SIM) hingga penggunaan atribut yang tidak sesuai standar keselamatan.
Salah satu temuan yang mencolok adalah adanya pengendara yang dihentikan karena hanya mengenakan topi tanpa helm. Terhadap pelanggar jenis ini, pihak kepolisian memberikan teguran keras dan edukasi di tempat.
Dalam pelaksanaan operasi tersebut, pihaknya juga menyediakan layanan Samsat keliling di lokasi. Tercatat, sebanyak lima warga langsung memanfaatkan kesempatan itu untuk membayar pajak kendaraan mereka di tempat.
Kasat Lantas Polres Jember AKP Bernardus Bagas Simarmata, menjelaskan bahwa penindakan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kapolres untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang tertib secara rutin.
“Selain untuk menertibkan pengendara, pemeriksaan rutin ini juga bertujuan untuk menekan angka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum kami,” ujar AKP Bagas (11/2).
Mengenai penyitaan kendaraan, Kasat Lantas mengonfirmasi bahwa hal tersebut dilakukan karena pemilik tidak mampu menunjukkan dokumen sah kepemilikan kendaraan saat diperiksa.
Adapun untuk penindakan, porsinya hanya sekitar lima persen dari keseluruhan kegiatan operasi. Sementara 95 persen lainnya dilakukan melalui sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) guna meningkatkan transparansi dan efektivitas penegakan hukum.
Operasi Keselamatan Semeru 2026 dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, yakni mulai 2 hingga 15 Februari 2026.
Operasi tahun ini mengusung tema ‘Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Operasi Ketupat Semeru 2026’. Melalui kegiatan ini, polisi mengedepankan pendekatan peemtif, preventif dan pepresif.
"Dengan kegiatan ini, diharapkan pengendara roda dua maupun roda empat lebih tertib. Jangan sampai kelalaian kita merugikan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” pungkasnya. (WN)

Komentar


