Mojokerto, infopol.co.id
Desa Talunblandong berkomitmen akan berpartisipasi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui layanan teknis yang disediakan oleh Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD).
Hal itu disampaikan Kepala Desa Talunblandong Anton Suprapto menanggapi pernyataan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto yang menyampaikan bahwa P2KTD akan terintegrasi dalam program nasional,
"desa-desa termasuk Desa Talunblandong dapat menjadi ujung tombak dalam percepatan peningkatan gizi dan pengentasan stunting. Program ini juga mendukung capaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, kami siap mendukung program pemerintah," Ungkap Anton Suprapto, sabtu (7/12/2024).
"Pemdes Talunblandong akan mengembangkan mekanisme distribusi yang efisien untuk menyukseskan Program MBG, terutama dalam penyaluran makanan bergizi ke sekolah-sekolah, pesantren, dan lembaga pendidikan di desa," ujarnya.
Anton menegaskan pihaknya akan berpartisipasi memperkuat tujuan nasional dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kesehatan masyarakat. Selain itu, Pemdes juga akan memberdayakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam penyediaan bahan pangan lokal yang sehat dan bergizi.
“kami memastikan bahwa desa Talunblandong dapat berpartisipasi aktif dalam distribusi pangan bergizi dan menciptakan nilai tambah bagi ekonomi lokal,” jelasnya.
Anton menambahkan bahwa dengan dukungan P2KTD, desa-desa yang diprioritaskan dalam program MBG, terutama yang memiliki angka kemiskinan dan stunting tinggi, dapat mengakses layanan teknis yang sesuai.
"Ini memperkuat kapasitas desa untuk memenuhi kebutuhan nutrisi masyarakat, termasuk anak-anak, ibu hamil, dan menyusui, serta mempercepat penurunan stunting," tegasnya.
Program P2KTD, lanjut Anton, juga membantu desa dalam membangun infrastruktur yang mendukung pelaksanaan Program MBG, seperti pusat distribusi makanan, fasilitas penyimpanan pangan, dan area dapur bersama.
“Infrastruktur ini memastikan keberlanjutan program di tingkat lokal, kami siap,"tutupnya. (Why).

Komentar