Jember, infopol.co.id – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Bhayangkara yang ke-80, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Jember melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa kerja bakti dan pembersihan menyeluruh di dua lokasi bersejarah dan bernilai tinggi, yaitu Monumen Palagan Jumerto dan Masjid Syuhada. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada hari Jumat (5/6), sebagai wujud penghormatan sekaligus kepedulian kepolisian terhadap tempat perjuangan para pahlawan dan sarana ibadah umat Islam.
Kegiatan ini diikuti langsung oleh para pejabat, perwira, serta anggota Polres Jember yang bergerak bersama-sama dengan penuh semangat dan keikhlasan. Kedua lokasi yang dipilih memiliki makna mendalam bagi masyarakat Jember; Monumen Palagan Jumerto menjadi saksi sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan, sedangkan Masjid Syuhada merupakan tempat ibadah yang tak terpisahkan dari nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan para syuhada yang gugur di medan laga.
Di lokasi Monumen Palagan Jumerto, para personel tampak bahu-membahu membersihkan seluruh area kompleks monumen. Berbagai peralatan kebersihan digunakan untuk memotong rumput liar yang mulai menutupi kawasan, menyapu jalan setapak, membersihkan tumpukan sampah dan dedaunan kering, hingga mengecek serta membersihkan prasasti dan patung peringatan agar tetap tampak bersih, terawat, dan terhormat sebagai tempat mengenang jasa para pahlawan bangsa.
Setelah menyelesaikan pembersihan di kawasan monumen, rombongan kemudian bergerak menuju Masjid Syuhada yang letaknya berdekatan. Di tempat ini, kegiatan pembersihan dilakukan secara lebih rinci, mulai dari menyapu dan mengepel ruang utama shalat, membersihkan fasilitas wudhu, merapikan halaman, hingga memotong tanaman hias agar lingkungan masjid tampak asri, bersih, dan nyaman digunakan oleh jamaah yang datang untuk beribadah maupun berziarah.
Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra melalui Kasat Samapta AKP Heru menyampaikan, bahwa pemilihan dua lokasi ini bukan tanpa alasan. Menjelang usia ke-80 tahun, Polri ingin menegaskan kembali komitmennya untuk senantiasa menjaga nilai sejarah, menghormati jasa pahlawan, serta menjaga ketenangan dan kenyamanan tempat ibadah. Hal ini sejalan dengan tema peringatan HUT Bhayangkara yang mengangkat semangat pengabdian, persatuan, dan pengayoman bagi seluruh masyarakat.
“Kami ingin makna HUT Bhayangkara ke-80 ini dibuktikan lewat tindakan nyata. Merawat monumen berarti menjaga ingatan sejarah agar semangat juang tetap hidup, sementara membersihkan masjid adalah bentuk bakti kami kepada umat beragama. Keduanya merupakan kewajiban kami sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang berlandaskan pada nilai luhur dan persatuan,” tegasnya.
Pihak pengurus monumen dan takmir masjid menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas perhatian dan kerja keras yang dilakukan oleh jajaran Polres Jember. Mereka mengaku sangat senang dan tersentuh melihat aparat kepolisian turun langsung mengerjakan pembersihan, yang dinilai bukan sekadar kegiatan fisik, melainkan bentuk rasa hormat dan kepedulian yang tulus terhadap warisan sejarah dan nilai agama.
Kegiatan kerja bakti ini berakhir dalam keadaan aman, lancar, dan membawa hasil yang memuaskan. Kini, kawasan Monumen Palagan Jumerto dan Masjid Syuhada tampak jauh lebih bersih, rapi, dan indah dipandang. Melalui kegiatan ini, diharapkan ikatan emosional antara Polri dan masyarakat semakin erat, serta semangat Bhayangkara yang setia pada bangsa dan negara semakin menguat di hati setiap anggota. (Win)

Komentar


