Banyuwangi, Infopol.co.id - Setelah proses review dinyatakan rampung, rencana pembangunan jembatan Sungai Lembu di Kecamatan Pesanggaran yang ambles akibat banjir tahun kemarin segera memasuki tahap lelang pekerjaan, (Sabtu, 02/05/2026).
Kepala Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman (DPU CKPP), Cahyanto menjelaskan, rencana pembangunan kembali jembatan yang menjadi penghubung tiga desa di kecamatan Pesanggaran tersebut saat ini memasuki tahap lelang pekerjaan. Pihaknya juga meminta maaf pas masyarakat atas proses yang panjang dan menghimbau masyarakat untuk bersabar.
“Kami usahakan pekan ini, maksimal pekan depan sudah masuk proses lelang. Proses review sudah selesai,” kata Cahyanto, (Selasa, 28/04/2026).
“Kami juga memohon maaf kepada warga atas prosesnya yang panjang dan mohon masyarakat untuk sedikit lebih bersabar. Kami sangat memahami betapa pentingnya jembatan ini bagi aksesibilitas warga,” imbuhnya.
Jembatan ini, rencananya akan dibangun dengan dimensi lebar 6 meter dan bentangan sekitar 14 meter. Konstruksinya menggunakan pondasi tiang pancang dengan lantai (abutment) menggunakan beton.
Pembangunan Jembatan Sungai Lembu ini, lanjut mantan Kepala BPKAD Banyuwangi ini, merupakan salah satu proyek prioritas dan telah masuk dalam daftar Proyek Strategis Daerah (PSD) sehingga prosesnya wajib melewati tahapan review atau audit dari Inspektorat terlebih dahulu guna memastikan kesesuaian prosedur dan transparansi.
“Reviewnya terkait perencanaan pekerjaan, RAB, hingga kemanfaatannya. Apalagi sekarang BBM juga naik, jadi perlu direview pula apakah RAB nya sesuai atau tidak dengan kondisi saat ini,” lanjut Cahyanto.
“Jika semua (proses lelang) berjalan lancar dan tidak ada hambatan pada evaluasi dokumen, pemenang tender diperkirakan sudah bisa ditetapkan dalam waktu sekitar dua pekan ke depan,” bebernya.
Cahyanto juga menjelaskan, seluruh proses pengadaan ini dilakukan secara ketat dan mengikuti rekomendasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk menjamin kualitas dan integritas proyek. Pemkab telah menuntaskan jembatan darurat khusus roda dua yang bisa digunakan warga pada 18 Juli 2025 yang selanjutnya di susul pembangunan jembatan baja sistem knock down untuk roda empat pun dikerjakan sembari menunggu pembangunan jembatan permanen agar akses ekonomi ketiga desa tetap jalan. (ip TD/ red)

Komentar
