INFOPOL, Bandung Kota - Implementasikan instruksi Presiden RI Prabowo, melalui Program Kemah Bela Negara Korps Kadet RI "Siliwangi Santri Camp" 2026 ini, Kodam III/ Siliwangi bersama Korps Kadet RI (KKRI) menggandeng berbagai pihak untuk mensukseskan. Program ini bertujuan untuk memperkuat jiwa nasionalisme dan menyaring bibit-bibit unggul generasi emas dikalangan santri muda, (Minggu, 19/04/2026).
Seperti dijelaskan oleh Ketua pelaksana program Dr. Stevy Hanny Supena SE. MM, program ini merupakan program khusus untuk para santri yang inisiasinya dari Presiden RI Prabowo S. Pelaksanaan program ini diprakarsai oleh KKRI dengan menggandeng Kodam III/ Siliwangi dan beberapa pihak lintas sektoral seperti Polda Jawa Barat dan pihak perbankan.
Program yang ditutup dengan kehadiran Panglima TNI nantinya ini, selain bertujuan untuk memberikan edukasi Nasionalisme terkait ketahanan pangan dan ketahanan Bangsa, namun
secara khusus menjadi salah satu cara untuk menjaring dan menyeleksi bibit generasi muda menuju Indonesia Emas.
"Setelah mengikuti program ini, para santri akan dikembalikan lagi ke Pondok Pesantren masing-masing namun secara organisasi sebenarnya mereka berada dalam naungan Badan Cadangan Nasional melalui program KKRI," ucap Stevy.
"Kelanjutan dari program ini, KKRI akan menyeleksi dan menyaring para peserta santri yang memiliki IQ di atas 120 untuk diajukan dan mendapatkan beasiswa dari Negara. Bahkan, akan diberikan kesempatan untuk mengikuti sekolah kedinasan tanpa test," lanjutnya.
Menurut Stevy, program yang masih baru ini sebenarnya sudah pernah di laksanakan tahun kemarin dan proses seleksinya di serahkan pada Kodim masing-masing wilayah di Jawa Barat dan Banten.
"Sebenarnya program ini masih baru, dan pelaksanaanya baru tahun kemarin dan di tahun ini. Jadi untuk KKRI sendiri sudah beberapa kali melaksanakan di Kodam III/ Siliwangi. Adapun nilai standar seleksi awal diserahkan pada Kodim masing-masing," pungkasnya.
Rencananya, Panglima TNI akan hadir pada rangkaian penutupan acara SSC 2026. Kegiatan ini diharapkan bisa mencetak generasi santri yang tidak hanya menjadi penjaga moral Bangsa tapi juga pemimpin masa depan di Indonesia. (ip TD/ Topik, red)

Komentar