infopol.co.id Kontak Redaksi- 085784424805 wa Hari Kedua Pencarian Korban Tenggelam di Pantai Papuma Belum Ditemukan

Iklan Semua Halaman

Iklan 928x90

Hot Post

Hari Kedua Pencarian Korban Tenggelam di Pantai Papuma Belum Ditemukan

Minggu, 29 Maret 2026

 



JEMBER, Infopol.co.id - Memasuki hari kedua, Minggu (29/3/2026) pencarian satu korban tengelam di pantai Tanjung Papuma, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Sabtu sekitar pukul 06.45 WIB belum berhasil ditemukan.


Tim gabungan dari Personil TNI/Polri, Basarnas, BPBD, Relawan Sar Rimba Laut dan Warga dikerahkan guna mengoptimalkan upaya pencarian satu korban hilang terseret arus air laut. Korban diketahui bernama M. Sheva Yusuf usia 22 Tahun, alamat KP. Pasekon RT/RW 06/09 Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur-Jawa Barat


Kapolsek Wuluhan Iptu Handoko Dardhak Saputra, SH., MH., mengatakan upaya pencarian pada hari kedua dilakukan mulai pagi hingga sore hari.



Proses pencarian dilakukan di sekitar titik awal korban dinyatakan hilang dan menyisir sepanjang tepi pantai Tanjung Papuma.


"Sampai pukul 17.00 wib, petugas dibantu relawan dan warga masih terus berusaha mencari keberadaan korban hilang, namun korban belum ditemukan sampai malam ini," ujarnya.


Menurut Handoko, selain menyisir sejumlah titik disekitar tepi pantai, upaya pencarian juga dilakukan hingga ke tengah perairan pantai selatan tersebut.


"Selain mengunakan peralatan kapal, pencarian juga dilakukan dengan menerjunkan tim penyelam ke beberapa lokasi perairan tapi belum ada hasil," tegasnya.


Tim gabungan akan kembali melanjutkan upaya pencarian pada senin pagi atau hari ke-3.


Seperti diketahui, Peristiwa kecelakaan laut kembali menimpa seorang pengunjung pantai Tanjung Papuma di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Jember pada Sabtu (28/3/2026) pada pukul 06.45 WIB.



Seorang wisatawan atas nama M. Sheva Yusuf usia 22 Tahun, alamat KP. Pasekon RT/RW 06/09 Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur-Jawa Barat, yang dinyatakan hilang terseret ombak besar  pantai Tanjung Papuma.


Warga sebelumnya sempat melarang ke-3 pengunjung pantai Tanjung Papuma tersebut memasuki Siti Hinggil, tapi mereka nekat memasuki zona larangan batas pengunjung dengan melakukan spot foto.

 

Sehingga begitu datang ombak tinggi ketiganya tersapu ombak namun, 2 saksi masih bisa berenang menyelamatkan diri,  sedangkan korban terseret arus hingga sampai tenggelam dan hilang sampai saat ini, pungkas Kapolsek.




Pewarta: Win