KOTA BATU –Infopol.co.id Meski Operasi Ketupat Semeru 2026 telah resmi berakhir, Polda Jawa Timur tetap menyiagakan personel di berbagai titik strategis. Langkah ini diambil menyusul masih tingginya animo masyarakat yang memanfaatkan sisa libur Lebaran untuk berwisata dan melakukan perjalanan arus balik.
Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto, menegaskan bahwa pihaknya kini menerapkan skema Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) untuk menjamin keselamatan publik. Pernyataan ini disampaikan saat beliau memantau langsung situasi di Kota Batu pada Sabtu (28/3/2026).
"Aktivitas masyarakat pasca-Operasi Ketupat masih sangat padat. Untuk itu, pengamanan tidak boleh kendor. Kami melanjutkan penjagaan melalui KRYD agar arus balik dan sektor wisata tetap tertib," jelas Irjen Nanang.
Data dari Polda Jatim menunjukkan tren positif pada roda ekonomi dan mobilitas masyarakat:
- Sektor Pariwisata: Mengalami lonjakan kunjungan hingga 31 persen.
- Arus Mudik & Balik: Tercatat meningkat sebesar 21 persen dibanding periode tahun lalu.
Dalam kunjungannya, Kapolda meninjau tiga ikon wisata populer di Kota Batu, yakni Jatim Park 2, Museum Angkut, dan Jatim Park 3. Fokus pengamanan di lokasi-lokasi tersebut meliputi manajemen rekayasa lalu lintas serta pengawasan area publik guna menghindari penumpukan massa.
Kapolda juga mengapresiasi kerja sama antarinstansi yang membuat situasi tetap terkendali. Ia menginstruksikan seluruh jajaran agar tetap memberikan pelayanan prima demi kenyamanan para pelancong.
“Kami ingin memastikan masyarakat bisa berlibur dengan aman dan pulang dengan nyaman. Kolaborasi lintas sektor adalah kunci menjaga kamtibmas di Jawa Timur tetap kondusif,” (ed)

Komentar

