Surabaya - Infopol.co.id
Terlihat kepiluan dan keresahan di raut wajah para karyawan ASN pemerintahan kota Surabaya yang tak kunjung menerima hak gaji bulanannya ,hingga sudah hampir 20 hari keterlambatan pembayaran untuk karyawan yang tak kunjung ia terima di duga para pejabat - pejabat hambat proses pembayaran ini diduga atas instruksi Walkot cak Erik
Seperti yang di alami seluruh karyawan ASN menegaskan dirinya yang merasa di jajah oleh bangsa sendiri saat bekerja di pemerintahan kota Surabaya yang selalu menekan karyawannya untuk bekerja keras dalam menjalankan tugasnya namun ironisnya hasil yang mreka tuai kekecewaan fisik atas hak gaji untuk menafkahi keluarganya terlambat.
Dan tak hanya itu Terdengar selentingan di telinga awak media Narsum mengatakan dengan logat bahasa suroboyoan saat nongkrong di sebuah warung kopi sambil mengeluarkan siulan keluhan kesah dengan wajah pucat melas atas permasalahan gaji yang menimpah diri mreka ,(Rabo)21/01/26.
" Wes emboh salah dipotong terus gaji e bingung aku awak Dewe sing kerja keras gaji malah di ruwet anehe KSH kerjo e gak jelas malah di prioritas no gaji ne .aneh kan"
Sudah lah aku bingung Uda lama gaji di potongi kita yang bekerja keras gaji nya malah d persulit pembayarannya sedangkan KSH yang kerjanya gak jelas malah di prioritaskan gajinya aneh aneh kan," kata Narsum saat ngobar di warkop.
Terpisah ,sekda ,Lilik Arijanto saat dikonfirmasi terkait ada apa dengan anggaran yang ada di Pemkot Surabaya hingga terjadi gaji karyawan ASN yang tak kunjung di bayar , pejabat tinggi
Lilik Arijanto sebagai sekda lebih memili bungkam .saat di tuding awak media bahwa pemerintahan Erik Cahyadi di duga bak layak Penjajah
Perlu di ketahui kota Surabaya sekelas metropolitan ke 2 dan mendapatkan anggaran APBD yang cukup besar namun aneh nya tidak bisa membayar gaji para karyawan serta pemotongan gaji yang Uda lama berlangsung di lakukan oleh pemerintah soal gaji para bekerja di bidang bidang yang ada di pemerintahan Surabaya atau kah ada dugaan korupsi yang di lakukan oleh pemimpin dan kroni kroni sang penjajah hingga lakukan praktek kotor menumbalkan pegawainya .
( NK)

Komentar