infopol.co.id Kontak Redaksi- 085784424805 wa Ciduk Diduga 3 Matel dan 17 Preman, Satgas Pemberantasan Premanisme Polda Jabar Konsisten Berantas Tindak Premanisme

Iklan Semua Halaman

Iklan 928x90

Hot Post

Ciduk Diduga 3 Matel dan 17 Preman, Satgas Pemberantasan Premanisme Polda Jabar Konsisten Berantas Tindak Premanisme

Rabu, 01 Oktober 2025

 


Jawa Barat - Infopol.co.id 

Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) melalui Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Premanisme menggelar operasi besar-besaran di wilayah hukum Polsek Cileunyi, Kabupaten Bandung. Dipusatkan di Pos Laka Lantas Cileunyi pada Selasa (30/9) ini, aparat Kepolisian berhasil mengamankan puluhan pelaku  diduga terlibat dalam praktik premanisme dan pungutan liar, (Rabu, 01/10/2025).


Kapolda Jawa Barat melalui Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan menjelaskan, total 21 orang berhasil diamankan. Dari jumlah tersebut, 17 orang merupakan pelaku parkir liar dan 4 orang lainnya teridentifikasi sebagai pelaku matel (pungutan liar).


Operasi ini dipimpin oleh Kabag Ops Polresta Bandung, Kompol Aep Suhendi, dan melibatkan personel gabungan dari Polda Jabar, Satpol PP Kabupaten Bandung, Dinas Sosial, serta berbagai satuan fungsi kepolisian.


“Dalam Operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan 21 orang yang diduga melakukan praktik premanisme, baik dalam bentuk parkir liar maupun pungutan liar,” ujar Kombes Hendra.


Sementara itu, Kompol Aep Suhendi menegaskan bahwa operasi ini adalah bentuk komitmen Polda Jabar dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Empat pelaku matel langsung dibawa ke Polsek Cileunyi untuk penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, 17 pelaku parkir liar diberikan pembinaan dan pendataan di lokasi.



“Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat. Selain penegakan hukum, kami juga mengedepankan pembinaan agar para pelaku dapat beralih ke sektor produktif,” ujar Kompol Aep Suhendi.


Ia menambahkan bahwa kepolisian akan terus konsisten menindak segala bentuk praktik premanisme yang meresahkan. Satgas Pemberantasan Premanisme menekankan bahwa penanganan kasus ini tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pada upaya pencegahan dan rehabilitasi, dengan harapan para pelaku dapat kembali berkontribusi positif terhadap masyarakat.


”Kami mengajak masyarakat untuk berani melapor bila menemukan tindakan premanisme di lingkungan sekitar” pungkasnya. (IP TeDe/ Bid Humas Polda).