Bojonegoro - infopol.co.id
Ratusan Guru yang berasal dari sekolah swasta di Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur melakukan aksi unjuk rasa. Mereka minta pemkab untuk memikirkan nasib mereka yang terancam tak bisa ikut PPPK.
Awalnya aksi dilakukan di depan Pendopo Pemkab Bojonegoro dan setelah di temui PJ Bupati mereka kemudian dengan membawa wajah yang terlihat kurang puas mereka bergeser di Halaman DPRD Bojonegoro. Selasa (8/10/2024)
Adapun tuntutannya, Pemkab Bojonegoro segera merevisi keputusannya yang tidak menerima pendaftar dari peserta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024 yang berasal dari sekolah Swasta lulusan Passing Grade 2023
Kemudian, mereka menuntut, Pemkab Bojonegoro tidak melakukan keputusan yang diskriminasi terhadap tenaga didik di Bojonegoro dengan tidak membedakan antara guru swasta dan guru negeri
Berikut 3 Permohonan Aksi Demo Para Guru Swasta Lulus Pasing Grade 2023 :
( 1.) Merevisi keputusan pemerintah kabupaten Bojonegoro,dengan memperbolehkan ke ikut sertaan Guru swasta lulus pasing grade 2023 mengikuti seleksi PPPK tahun anggaran 2024 *Tanpa Test* dan mendapatkan Prioritas.
( 2.) Menghapus Diskriminasi dan Stigma tidak sehat membedakan guru swasta dan guru Negeri oleh pemkab Bojonegoro.
( 3.) Mengangkat profesi guru swasta lulus pasing grade 2023 menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.
Sementara itu PJ Bupati Bojonegoro Andriyanto yang menemui massa aksi menyampaikan, bahwa dirinya belum bisa memberikan keputusan, namun demikian pihaknya akan segera menemui Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara(Kemenpan) RI di Jakarta untuk memperjuangkan tuntutan para guru tersebut.
PJ Bupati Bojonegoro juga akan mengajak 2(dua) perwakilan Forum Guru Swasta Lulus Pasing Grade 2023 untuk ke jakarta nantinya untuk bertemu dengan Kemenpan RI,
“Saya janji, saya yang akan datang ke Kemenpan, memperjuangkan aspirasi Bapak ibu, saya akan konsultasi ke jakarta, Minggu depan saya akan ke jakarta,”Janji PJ Bupati Bojonegoro Andriyanto kepada pengunjuk rasa.
(Kang yon)