Mojokerto, infopol.co.id
Mojokerto dikenal sebagai Kota Pendidikan yang mencetak banyak pelajar berprestasi, baik dalam akademis maupun non akademis. Banyak sekolah yang mengukir prestasi di Kabupaten Mojokerto ini salah satunya SMP Negeri 1 Dawarblandong telah mencetak segudang prestasi oleh siswanya.
Terbaru, sejumlah murid di sekolah yang berada di Jl. Bung Tomo No.01, Sidobecik, Pulorejo, Kec. Dawar Blandong, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. ini mencetak prestasi membanggakan dalam ajang perlombaan yang diselenggarakan tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional.
Ditemui di ruang kerjanya, Kamis (7/3/2024), Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Dawarblandong menyampaikan kebanggaannya terhadap anak didiknya karena sudah bekerja keras meraih prestasi.
Dia menceritakan anak didiknya meraih prestasi saat didapuk Tari kolosal 300 siswa yang 110 siswa dari SMPN 1 Dawarblandong saat closing Porprov Jatim di mojosari tahun 2023, Pedalangan nasional 1 dalang 21 pengrawit, 3 Sinden yang tampil di Jakarta adalah siswa SMP1 Dawarblandong.
Alim Huda mengungkapkan kebanggaannya karena lomba ini diselenggarakan dengan diikuti peserta dari berbagai kabupaten/kota se-Jatim.
“Prestasi yang telah dicapai ini tidak lepas dari kerja keras anak didik kita, serta dukungan pembinaan guru dan orang tua di rumah, karena tanpa dukungan semua komponen tersebut hasil yang ingin dicapai pun tidak akan maksimal,” ujar Alim Huda.
Lebih lanjut, disampaikan Alim Huda tercapainya prestasi ini tidak membuat dirinya merasa berpuas diri, ia bersama guru di sekolahnya mencanangkan adanya regenerasi guna mempertahankan prestasi yang telah dicapai sebelumnya.
“Dalam hal regenerasi ini tentunya tidak mudah karena itu kembali ke inovasi internal dari masing-masing siswa. Oleh sebab itu, saya mengajak seluruh komponen guru agar bisa membangun internal motivasi dari masing-masing siswa guna mencapai target prestasi yang ingin dicapai,”jelasnya.
“Maka dari itu saya meminta anak didik tetap berusaha maksimal dan jangan berpuas diri terhadap prestasi yang sudah dicapai, tetap mengembangkan diri tidak hanya disatu bidang melainkan diberbagai bidang mata pelajaran sebagai bekal menghadapi persaingan ke depan di era global,” pungkasnya. (*).

Komentar