Bojonegoro – infopol.co.id Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty menegaskan pelayanan cepat kepada masyarakat bukan lagi sekadar tuntutan, melainkan kewajiban yang harus dijalankan setiap anggota Polri. Hal itu disampaikan saat memberikan penghargaan kepada dua personel yang dinilai menunjukkan kinerja terbaik dalam merespons layanan Call Center 110.
Penghargaan tersebut diberikan kepada Aipda Hariyono, anggota Polsek Kalitidu, dan Aiptu Nofal Nur Koiman, anggota Polsek Purwosari, Polres Bojonegoro. Keduanya dinilai mampu menunjukkan respons cepat dalam menangani laporan masyarakat melalui layanan 110.
Dalam capaian tersebut, Aipda Hariyono tercatat meraih peringkat pertama, sedangkan Aiptu Nofal Nur Koiman menempati peringkat kedua tingkat Mabes Polri. Capaian itu menjadi indikator bahwa respons cepat anggota di tingkat kewilayahan turut berperan dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang langsung dirasakan masyarakat.
Di hadapan personel Polres Bojonegoro saat apel di Mapolres, Senin (21/9/2026), AKBP Yenni menegaskan institusi akan terus memberikan apresiasi kepada anggota yang menunjukkan prestasi dan bekerja melampaui standar tugas. Sebaliknya, personel yang mengabaikan pelayanan kepada masyarakat akan menjadi bahan evaluasi.
“Penghargaan ini bukan sekadar simbol. Ini adalah bentuk pengakuan atas dedikasi, loyalitas, dan kerja nyata anggota yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dengan cepat dan profesional. Pelayanan kepada masyarakat adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar,” tegas Yenni.
Menurut Yenni, layanan respons cepat 110 merupakan salah satu wajah Polri yang secara langsung dirasakan masyarakat. Karena itu, setiap laporan yang masuk harus ditangani secara cepat, tepat, dan bertanggung jawab. Kehadiran polisi, kata dia, harus dibuktikan melalui tindakan nyata ketika masyarakat membutuhkan bantuan.
“Kepercayaan masyarakat dibangun dari tindakan nyata. Masyarakat tidak hanya ingin mendengar bahwa Polri hadir, tetapi ingin melihat dan merasakan langsung kehadiran itu saat mereka membutuhkan bantuan,” ujar perwira wanita lulusan Akpol 2005 tersebut.
Yenni kemudian meminta seluruh personel meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan soliditas organisasi. Tantangan tugas ke depan, menurutnya, menuntut anggota Polri bekerja lebih responsif, adaptif, dan humanis.
“Jangan pernah puas dengan capaian yang ada. Tingkatkan terus kualitas pelayanan, bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, dan tunjukkan bahwa Polri benar-benar bekerja untuk masyarakat,” pungkasnya. (Kang yon)

Komentar
