infopol.co.id Kontak Redaksi- 085784424805 wa Karena Dendam dan Tak Dihargai, Pria di Tegaldlimo Nekat Rusak Kebun Buah Naga, Sempat Dikira Maling Kabel

Iklan Semua Halaman

Iklan 928x90

Hot Post

Karena Dendam dan Tak Dihargai, Pria di Tegaldlimo Nekat Rusak Kebun Buah Naga, Sempat Dikira Maling Kabel

Sabtu, 05 September 2026

 


Banyuwangi, Infopol.co.id 

Seorang pria berinisial GS (61), warga Desa Wringinpitu, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian. GS diamankan warga pada Selasa malam (1/9) sekitar pukul 23.00 WIB setelah dipergoki merusak area kebun buah naga milik tetangganya.


Awalnya, warga menduga GS hendak mencuri kabel lampu penerangan kebun dan langsung melaporkannya ke Polsek Tegaldlimo. Namun, hasil pemeriksaan polisi justru mengungkap fakta berbeda. GS terbukti bukan mencuri, melainkan sengaja melakukan aksi perusakan!


Kapolsek Tegaldlimo AKP Sadimun mengkonfirmasi bahwa pelaku telah mengakui perbuatannya memotong empat jalur kabel penerangan kebun dan merusak 8 hingga 10 pohon buah naga milik warga menggunakan senjata tajam jenis golok.


"Awalnya dikira melakukan pencurian kabel. Namun setelah dipendalami, GS tidak melakukan pencurian. Ia mengaku memotong kabel sebanyak empat lajur, lalu pindah ke kebun sebelah dan merusak kurang lebih 8 sampai 10 pohon buah naga," jelas AKP Sadimun.


Aksi nekat pria lansia ini diduga kuat dipicu oleh masalah pribadi. Pelaku menyimpan rasa sakit hati dan dendam lantaran merasa tidak pernah dihargai oleh pemilik lahan di sekitar lokasi.


"Motifnya diduga merasa dendam dengan pemilik lahan sekitar lantaran ia merasa tidak pernah dihargai," tambah Kapolsek.


Akibat ulah GS yang gelap mata, para petani kebun buah naga harus menanggung kerugian materiil hingga Rp 6 juta—terdiri dari kerusakan instalasi kabel senilai Rp 3 juta dan kerusakan tanaman buah naga senilai Rp 3 juta.


Saat ini, pihak Polsek Tegaldlimo masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk melengkapi berkas perkara dan proses hukum berikutnya.


Ip Nano