infopol.co.id Kontak Redaksi- 085784424805 wa Bak Layak Sultan Diduga Kabid SDA Surabaya Gunakan Dua PNS Jadi Supir Pribadi & Keluarga Saingi Wakil Wali Kota

Iklan Semua Halaman

Iklan 928x90

Hot Post

Bak Layak Sultan Diduga Kabid SDA Surabaya Gunakan Dua PNS Jadi Supir Pribadi & Keluarga Saingi Wakil Wali Kota

Rabu, 02 September 2026

 


Surabaya, Infopol.co.id - Menjadi perbincangan serius dan sorotan tajam awak media infopol.co.id atas bocor nya salah satu oknum pejabat kepala bidang (SDA) Sumber Daya Air pemerintahan kota Surabaya yang diduga menggunakan dua supir pribadi pegawai PNS aktif untuk fasilitas kerja dan keluarga bak layak sultan hingga melampaui setara Wali Kota  Surabaya.


Kebocoran info yang di cetuskan langsung oleh narsum dari ordal yang menggelitik di telinga awak media menjadi pemberitaan yang sangat apik untuk di baca oleh semua kalangan publik warga Surabaya bahwa seorang Kabid yang diduga menyaingi atasannya.


Narsum dari ordal mengungkapkan soal Kabid SDA dengan kata-kata lugas dan tegas saat di hadapan wartawan infopol.co.id (Rabu)02/09/26,


"Adi Lo pean garap mas, dia gunakan dua supir pribadi untuk antar ke kantor dan untuk keluarganya mas ," cetus narsum.



Bukan hanya soal supir pribadi yang diungkapkan, Narsum juga menegaskan soal nama kedua supir memiliki nama yang sama dengan kabidnya,


"Kedua supir tersebut semua pegawai PNS yang  aktif dan namanya sama inisial A , enak mas nggak gaji supir untuk keluarganya kan mereka di gaji APBD,"tegasnya.


Terpisah, Tatang inspektorat kota Surabaya yang bertugas sebagai pengawas internal pemerintahan kota saat di konfirmasi terkait adanya oknum pejabat pemerintahan yang menyalahgunakan wewenang aturan yang ada di dalam lingkup pemerintahannya, Tatang enggan berkomentar atas pertanyaan dari awak media seakan akan itu permasalahan sepele. 


Perlu diketahui buat warga Surabaya harus benar-benar tau semua ulah dan prilaku oknum pejabat Pemkot yang diduga  menggunakan APBD padahal seharusnya oknum pejabat tersebut menggunakan jasa driver dari luar kepegawaian dan di gaji dari hasil kerja pribadinya untuk keluarga namun ini terkesan menentang aturan agar terlihat bonafit setara atasannya yang memiliki dua PNS jadi  driver  pribadi dan keluarganya, Begitu pula harta kekayaan Kabid SDA juga wajib disorot.


Penulis NK