SURABAYA, infopol.co.id – Tim sepak bola Gabungan Satuan (Gabsat) Polda Jawa Timur resmi keluar sebagai juara Turnamen Kapolda Cup edisi ke-4. Gelar juara tersebut berhasil dipersembahkan setelah tim asuhan ini menampilkan permainan dominan dan mengalahkan tim sepak bola Polres Malang dengan skor telak 3:0 pada pertandingan puncak yang berlangsung seru, Selasa (7/7).
Pertandingan penentuan juara berjalan dengan semangat tinggi sejak menit awal. Tim Gabsat Polda Jatim langsung mengambil inisiatif serangan dan tampil lebih percaya diri. Kerja sama apik antar lini dan strategi matang yang diterapkan membuat pertahanan Polres Malang berulang kali tertekan, hingga akhirnya gawang lawan berhasil dibobol dan membuka keunggulan bagi tuan rumah.
Memasuki babak kedua, permainan tim Gabsat Polda Jatim semakin mengalir. Mereka tidak hanya berfokus pada penjagaan keunggulan, tetapi terus menekan untuk menambah gol. Dua gol tambahan kembali bersarang di gawang Polres Malang, mengukuhkan posisi tim di depan. Sementara itu, usaha keras Polres Malang untuk membalas keadaan selalu kandas di hadapan pertahanan kokoh dan kiper tangguh lawan.
Hingga peluit akhir dibunyikan oleh wasit, skor tetap tertulis 3:0 untuk kemenangan mutlak Tim Gabsat Polda Jatim. Kemenangan ini menjadi bukti kualitas permainan yang ditampilkan sepanjang turnamen, sekaligus memastikan piala juara pertama berpindah tangan ke genggaman para pemain Gabsat Polda Jatim dengan hasil yang meyakinkan.
Salah satu sosok yang menjadi kunci keberhasilan tim adalah Rano, pemain yang tampil sangat menonjol sepanjang pertandingan. Berkat aksi-aksi gemilang, umpan-umpan berbahaya, dan kontribusi besar dalam serangan tim, ia pun layak dinobatkan sebagai Pemain Terbaik turnamen ini. Penghargaan ini menjadi bukti keahlian individu yang luar biasa di samping kekompakan tim yang solid.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Jules Abraham Abast, memberikan apresiasi tinggi terhadap terselenggaranya ajang ini. Menurutnya, Turnamen Kapolda Cup ke-4 bukan sekadar kompetisi olahraga biasa, melainkan bagian dari upaya strategis institusi untuk membangun kebersamaan antar personel. Melalui sepak bola, persaudaraan dan rasa persatuan antar satuan semakin terjalin erat.
Lebih lanjut ia menjelaskan, tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat soliditas seluruh anggota Polda Jatim. Olahraga diharapkan menjadi sarana pemersatu yang efektif, menjaga kebugaran jasmani, serta membangun karakter disiplin dan sportivitas yang tinggi, nilai-nilai yang sama pentingnya dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
Kemenangan telak 3:0 dan penghargaan pemain terbaik ini menjadi penutup yang indah bagi rangkaian turnamen. Polda Jatim berharap semangat juang, kekompakan, dan sportivitas yang ditunjukkan di lapangan hijau dapat terus dibawa dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian, demi mewujudkan keamanan dan pelayanan terbaik bagi warga Jawa Timur. (Win)

Komentar