infopol.co.id Kontak Redaksi- 085784424805 wa Perkuat Sinergi TNI-POLRI: Kapolres Lumajang Hadiri Pembukaan TMMD Ke-129

Iklan Semua Halaman

Iklan 928x90

Hot Post

Perkuat Sinergi TNI-POLRI: Kapolres Lumajang Hadiri Pembukaan TMMD Ke-129

Kamis, 16 Juli 2026

 


LUMAJANG, infopol.co.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai di Desa Ledoktempuro, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Rabu (15/7/2026). 


Upacara pembukaan berlangsung khidmat di Lapangan Ledoktempuro dengan mengusung tema "TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa."


Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Lumajang Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si., selaku Inspektur Upacara, Dansatgas TMMD ke-129 Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar, S.I.K., S.H., M.H., unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta ratusan peserta upacara dari berbagai elemen.


Pembukaan TMMD ke-129 ditandai dengan penandatanganan berita acara penyerahan program dari Pemerintah Kabupaten Lumajang kepada Dansatgas TMMD, dilanjutkan penyerahan simbolis alat kerja dan bibit tanaman serta pemukulan gong sebanyak tiga kali oleh Bupati Lumajang sebagai tanda dimulainya pelaksanaan program yang akan berlangsung selama 30 hari, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026.


Program TMMD tahun ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek pemberdayaan masyarakat. Sasaran fisik meliputi pembangunan jalan cor beton sepanjang 840 meter dengan lebar 3,5 meter, pembangunan drainase sepanjang 200 meter, serta perbaikan gorong-gorong di satu titik strategis.



Sementara sasaran nonfisik meliputi pembangunan lima unit rumah tidak layak huni (RTLH), penyediaan akses air bersih melalui program Manunggal Air Bersih, penghijauan, hingga pemberian makanan bergizi bagi balita sebagai bagian dari percepatan penanganan stunting.


Usai upacara, rombongan Forkopimda meninjau stan UMKM yang berada di lokasi kegiatan, dilanjutkan melihat langsung titik sasaran pembangunan TMMD serta menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat di sekitar lokasi.


Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan TMMD merupakan wujud nyata sinergi lintas sektor dalam mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat hubungan antara aparat negara dan masyarakat.


"TMMD bukan sekadar program pembangunan infrastruktur, tetapi merupakan bentuk pengabdian nyata negara kepada masyarakat. Melalui kolaborasi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat, kita bersama-sama menghadirkan pembangunan yang manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga," ujar AKBP Alex Sandy Siregar.


Menurutnya, kehadiran Polri dalam program TMMD merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung seluruh agenda pembangunan nasional, khususnya di wilayah pedesaan.


"Polri akan selalu mendukung setiap program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran kami bersama TNI merupakan bentuk sinergitas yang selama ini terus terjalin dengan baik dalam menjaga keamanan sekaligus mengawal pembangunan agar berjalan aman, tertib, dan lancar," katanya.



AKBP Alex menilai pembangunan infrastruktur yang menjadi sasaran TMMD akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.


"Pembangunan jalan, drainase, maupun sarana pendukung lainnya akan memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah distribusi hasil pertanian, membuka akses pelayanan publik, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan warga. Karena itu, keberhasilan TMMD harus menjadi tanggung jawab bersama," jelasnya.


Selain pembangunan fisik, Kapolres juga mengapresiasi berbagai program sosial yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat, seperti rehabilitasi rumah tidak layak huni, penyediaan air bersih, penghijauan, hingga upaya percepatan penurunan angka stunting.


"Program-program nonfisik ini menunjukkan bahwa TMMD tidak hanya membangun jalan atau bangunan, tetapi juga membangun kualitas hidup masyarakat. Penanganan stunting, penyediaan air bersih, serta perbaikan rumah layak huni merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan generasi bangsa," ungkapnya.


Ia berharap semangat gotong royong yang menjadi ciri khas TMMD dapat terus dipertahankan selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.



"Keberhasilan TMMD sangat ditentukan oleh kebersamaan. Ketika TNI, Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat bergandengan tangan, maka berbagai tantangan pembangunan dapat diselesaikan dengan baik. Inilah semangat Indonesia yang harus terus kita jaga," tutur AKBP Alex.


Kapolres juga mengajak masyarakat Desa Ledoktempuro untuk ikut berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan pelaksanaan TMMD.


"Masyarakat adalah bagian terpenting dari keberhasilan program ini. Kami berharap warga ikut menjaga keamanan, mendukung pekerjaan di lapangan, serta merawat seluruh hasil pembangunan setelah TMMD selesai sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang," pesannya.


Pelaksanaan TMMD ke-129 di Desa Ledoktempuro menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antarlembaga mampu menghadirkan pembangunan yang lebih cepat, merata, dan berkelanjutan. Dengan menggabungkan pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat, program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan wilayah sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan.


Semangat kebersamaan yang ditunjukkan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan pembangunan dari desa sebagai bagian dari upaya memperkuat Indonesia dari akar rumput. (Win)