JEMBER, Infopol.co.id – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jember menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral yang strategis, melibatkan pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Cabang Jember serta perwakilan lengkap dari seluruh perguruan silat yang beraktivitas di wilayah kabupaten ini. Pertemuan penting yang digelar pada Rabu (17/6) ini bertujuan utama menyamakan persepsi dan langkah dalam menciptakan serta memelihara keamanan, ketertiban masyarakat, dan kondusivitas wilayah Kabupaten Jember.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan kepolisian setempat, yakni Kapolres Jember, Wakapolres Jember, seluruh Pejabat Utama (PJU) Polres Jember, serta para Kapolsek dan perwira dari seluruh Polsek di jajaran wilayah hukum Polres Jember. Kehadiran unsur pimpinan kepolisian secara lengkap ini menunjukkan keseriusan dan perhatian besar institusi Polri terhadap peran strategis organisasi pencak silat sebagai mitra utama dalam menjaga keutuhan dan kedamaian masyarakat.
Rakor berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan penuh keterbukaan, di mana perwakilan Forkopimda, aparat keamanan, dan para tokoh pencak silat berkumpul dalam satu wadah komunikasi. Pertemuan ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah dan kepolisian menempatkan dunia pencak silat sebagai salah satu pilar sosial yang memiliki peran sangat vital dalam memperkuat persatuan, kerukunan, dan stabilitas di tengah keberagaman warga Jember.
Dalam arahannya, Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra, SH., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa perguruan silat memiliki kedudukan istimewa karena tidak hanya mengajarkan keahlian bela diri, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur berupa budi pekerti, disiplin tinggi, dan semangat persaudaraan. Menurutnya, kekuatan besar yang dimiliki oleh komunitas pencak silat harus senantiasa diarahkan untuk hal-hal positif, serta menjadi mitra strategis aparat dalam mencegah konflik, menekan angka kriminalitas, dan menjaga nama baik daerah.
“Cipta kondisi yang aman, damai, dan tertib adalah tanggung jawab kita semua, bukan hanya tugas aparat keamanan. Sebagai wadah yang menaungi ribuan warga, IPSI dan seluruh perguruan silat memiliki peran kunci agar setiap anggotanya tumbuh menjadi agen perdamaian, menjauhi perkelahian atau tindakan anarkis, serta ikut menjaga kehormatan organisasi dan almamaternya masing-masing,” tegas Kapolres di hadapan seluruh peserta rapat.
Ketua IPSI Cabang Jember menyambut baik terselenggaranya rapat koordinasi ini dan mengapresiasi kehadiran lengkap jajaran pimpinan kepolisian. Ia menyampaikan bahwa pihaknya bersama seluruh pengurus dan anggota perguruan silat siap bersinergi penuh dengan Polres dan Polsek jajaran, serta menegaskan komitmen untuk memperketat pembinaan karakter, memperkuat etika organisasi, dan aktif terlibat dalam kegiatan sosial serta pengamanan wilayah.
Sesi diskusi berjalan interaktif dan konstruktif, di mana para perwakilan perguruan silat diberi kesempatan menyampaikan aspirasi, kendala yang dihadapi di lapangan, serta berbagai masukan demi terciptanya lingkungan yang lebih kondusif. Berbagai kesepakatan penting pun dihasilkan, antara lain penguatan komunikasi rutin antar pengurus dan aparat, peningkatan pembinaan anggota, serta kesiapan bersama dalam mengamankan kegiatan masyarakat maupun acara-acara resmi daerah.
Menutup rangkaian kegiatan, seluruh peserta rakor menyatukan tekad untuk menjaga dan menjalankan setiap poin kesepakatan yang telah disepakati. Forkopimda dan jajaran Polres Jember berharap sinergitas yang kokoh ini dapat terus terpelihara, sehingga keberadaan IPSI dan perguruan silat di Jember benar-benar menjadi kekuatan nyata yang menjaga kedamaian, keharmonisan, dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Jember secara berkelanjutan. (Win)
"AYO JOGO JEMBER"

Komentar


