Surabaya, Infopol.co.id - Maraknya Dugaan praktek monopoli proyek yang ada di pemerintahan kota Surabaya kerap terjadi di lakukan oleh dinas - dinas yang ada di kota Surabaya di duga hanya untuk niat menggerogoti anggaran pajak rakyat demi memperkaya diri dan golongannya didapat dari hasil Vie proyek Fisik atau proyek perencanaan gambar atau pengawasan.
Seperti yang terjadi saat ini terulang kembali dinas kesehatan melakukan dugaan praktek monopoli lelang proyek pembangunan pukesmas sidosermo Surabaya dan perencanaan serta pengawasan sudah di di rancang dan di rekayasa walau banyak peserta namun tetep yang di menangkan rekanan orang pilihan dinkes asal Wani Bayar Piro.
Sementara Tatang irbansus 1 saat di konfirmasi terkait dugaan yang di beritakan media infopol untuk menindak tegas namun memberi jawaban Menohok tidak sesuai apa yang di pertanyakan awak media ,
"Saya ijin gak masuk karna KO mas alias Sakit," Jawab Tatang terkesan Ngeles.
Begitu juga Sekda kota Lilik Arjianto saat di konfirmasi atas info pemberitaan tersebut lewat by chat whatsap pribadinya Kepala Sekretaris Daerah surabaya enggan merepon permasalahan yang ada di dinas kesehatan patut diduga kuat pejabat tinggi dan jajaran inspektorat di duga sudah trima jata pembagian dari banyak nya proyek yang ada di Surabaya hingga sekda dan inspektorat terkesan melindungi kroni kroni nya.(Kamis)07/05.
Terpisah,Kepala Dinas kesehatan Dr Billy juga tak luput di konfirmasi namun nomor WhatsApp awak media di blokir diduga kadiskes kota Surabaya menghindar .
Perlu diketahui jika temuan penyimpangan atas dugaan monopoli proyek dan dugaan gratifikasi dugaan suap Vie proyek yang di infokan awak media ke pejabat tinggi pemerintahan kota selalu di abaikan hingga terkesan Bungkam ini seakan skenario sudah d tata rapi apabila ada laporan dari lembaga maupun di wajibkan untuk tidak memberikan komentar yang terpenting bagi para pejabat bisa aman dan kaya raya dari hasil keuntungan Vie proyek yang di glontor dari pajak rakyat APBD.
Dugaan rekanan setor uang berjumlah besar atas Vie proyek ke para pejabat Pemkot Surabaya diduga pula pejabat kepala bidang langsung di setorkan ke walikota atas jasa jabatan yang di berikan supaya mempertahan kan jabatannya .
Penulis Narko

Komentar