Bojonegoro - infopol.co.id
Dalam Suasana penyerahan bantuan insentif kepada marbot dan pengurus gereja di Pendopo Malowopati,
"Acara pembinaan dan penyerahan bantuan secara simbolis kepada 515 marbot dan pengurus tempat ibadah di Pendopo Malowopati" Pembagian Melalui Kesejahteraan Rakyat (Kesra). Pemkab Bojonegoro terus menunjukkan kekompakan dan komitmen dalam memberikan kesejahteraan bagi pelaku sosial keagamaan. Pemkab Bojonegoro menggelar agenda Pembinaan dan Sosialisasi Penyaluran Program Bantuan Insentif bagi Pelaku Sosial Keagamaan Tahun 2026.
Kegiatan di Pendopo Malowopati yang hadir 515 peserta yang berasal dari 4 kecamatan. Dalam Momentum ini. Yang sangat di tunggu - tunggu Mendapatkan bantuan dan insentif secara simbolis kepada perwakilan marbot masjid dan pengurus gereja.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi para pelaku sosial keagamaan.
"Menurutnya" kenyamanan umat dalam beribadah merupakan andil besar dari tangan dingin dan kemauan para marbot dan pengurus tempat ibadah.
“Tanpa Bapak dan Ibu sekalian" tempat ibadah tidak akan terurus dan Kami ingin ke depan masjid bukan hanya menjadi tempat sholat, tapi juga ruang diskusi, mengaji, dan memiliki manfaat ekonomi,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati Wahono mendorong optimalisasi lahan di sekitar tempat ibadah untuk pemberdayaan masyarakat. Jika ada lahan sisa di sisi masjid, bisa dimanfaatkan menjadi kolam ikan. Kaitan bibitnya saya bantu, dan hasilnya bisa dirasakan masyarakat sekitar.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menjelaskan bahwa. penyaluran insentif ini merupakan instruksi langsung dari Bupati Wahono untuk memastikan kesejahteraan marbot terjamin. Insentif tersebut dijadwalkan pencair Berdasarkan regulasi dua bulan sekaligus pada bulan Maret atau setelah lebaran.
Tak hanya insentif berupa materi, Pemkab juga memberikan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan, yang di dalamnya ada Jaminan Kematian Ahli waris mendapatkan santunan sebesar Rp42 juta. Juga ada Beasiswa Pendidikan yang Menanggung biaya pendidikan hingga 2 anak .SD Rp2 juta, SMP Rp2,5 juta, SMA Rp2,5 juta, hingga jenjang Perguruan Tinggi.
“Selama ini para marbot belum pernah masuk dalam skema BPJS Ketenagakerjaan, dan baru setahun terakhir ini kami realisasikan. Kami juga menyediakan fasilitas cek kesehatan gratis di Puskesmas bagi para pelaku keagamaan. Silakan langsung datang dan periksa,” pungkas Nurul Azizah (kang yon)

Komentar