infopol.co.id Kontak Redaksi- 085784424805 wa Ikuti Panen Jagung Serentak Kuartal I 2026, Wakapolres Jember Beri Penegasan Ketahanan Pangan

Iklan Semua Halaman

Iklan 928x90

Hot Post

Ikuti Panen Jagung Serentak Kuartal I 2026, Wakapolres Jember Beri Penegasan Ketahanan Pangan

Kamis, 08 Januari 2026

 




Jember, Infopol.co.id - Dalam rangka mendukung program prioritas nasional terkait swasembada dan ketahanan pangan, Kepolisian Resor Jember melaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026, Kamis (08/01/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Dusun Krajan Desa Lojejer Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember tersebut, dipimpin langsung oleh Kapolres Jember yang diwakili oleh 𝐖𝐚𝐤𝐚𝐩𝐨𝐥𝐫𝐞𝐬 𝐉𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫 𝐊𝐨𝐦𝐩𝐨𝐥 𝐅𝐞𝐫𝐫𝐲 𝐃𝐡𝐚𝐫𝐦𝐚𝐰𝐚𝐧 𝐒.𝐏𝐒𝐢., 𝐒.𝐈.𝐊., dengan diikuti jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Jember, unsur Pemerintah Kecamatan dan Desa, penyuluh pertanian serta warga masyarakat setempat.



Wakapolres Jember menyatakan bahwa panen raya ini merupakan bentuk nyata sinergitas antara Polri, Pemerintah Daerah, dan masyarakat petani khususnya diwilayah Kabupaten Jember.


“Kegiatan ini bertujuan mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan nasional. Kami berharap melalui peningkatan produksi ini, kesejahteraan petani dapat meningkat melalui stabilitas harga dan penyerapan hasil panen yang maksimal. Serta hal ini merupakan simbol kerja sama kuat antara aparat dan rakyat.” Ucap Waka Polres.



Adapun kegiatan ini mengusung tiga misi utama yaitu Mendukung Ketahanan Pangan Nasional melalui peningkatan produksi jagung dalam memenuhi kebutuhan dalam Negeri dan membangun kemandirian pangan guna mengurangi ketergantungan impor.


Selanjutnya meningkatkan kesejahteraan Petani dengan memastikan produktivitas terserap dengan baik sehingga pendapatan petani lebih stabil.


Dan terakhir mendorong Swasembada Pangan Sebagai langkah strategis untuk mencapai target pemerintah pusat dalam swasembada pangan yang berkelanjutan.



Untuk diketahui Kegiatan panen raya jagung pada kuartal I tahun 2026 merupakan program strategis nasional yang dipimpin oleh Kementerian Pertanian (Kementan) sebagai lembaga teknis utama.


Namun, dalam pelaksanaannya di tahun 2026, kegiatan ini melibatkan kolaborasi lintas sektor antar berbagai lembaga yaitu, Kementerian Pertanian, TNI dan Polri, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Perum BULOG, Pemerintah Daerah. 


Selain sebagai bahan pangan, hasil panen ini juga diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak dan bahan baku industri nasional, pungkas Waka Polres. (WW)