infopol.co.id Kontak Redaksi- 085784424805 wa Tragedi Memilukan Ibu dan Anak Akhiri Hidup di Kiangroke, Kang DS Wacanakan Panggil Seluruh Kades/ Lurah di Kabupaten Bandung

Iklan Semua Halaman

Iklan 928x90

Hot Post

Tragedi Memilukan Ibu dan Anak Akhiri Hidup di Kiangroke, Kang DS Wacanakan Panggil Seluruh Kades/ Lurah di Kabupaten Bandung

Minggu, 07 September 2025

 


Bandung Kabupaten - INFOPOL.CO.ID

Terjadinya tragedi mengenaskan yang menimpa seorang ibu dan dua orang anaknya di rumah kontrakan di Desa Kiangroke, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Jumat (5/9/2025) direspon langsung oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna. Rencananya, pihaknya akan mengumpulkan semua Kepala Desa. Langkah tersebut ditempuh untuk mengevaluasi peran Pemerintah Desa dan perangkat RT/RW dalam hal kepekaan terhadap persoalan yang dihadapi warganya, (Minggu, 07/09/2025).


Pria yang akrab dengan panggilan Kang DS itu rencananya akan memanggil semua kepala desa pada Selasa (9/9/2025). Menurutnya, tragedi di Banjaran menjadi peringatan bahwa pemantauan kondisi masyarakat tidak hanya sebatas soal fisik, tapi juga mencakup aspek mental, sosial, hingga ekonomi.


"Sehat itu ada empat, sehat secara fisik, sehat secara mental, sehat secara sosial, dan sehat secara pesak (ekonomi). Maka kepala desa juga harus peka. Kalau ada laporan-laporan dari ketua RT atau RW, segera antisipasi, segera tanggulangi," kata Dadang saat ditemui seusai acara pengukuhan PC GP Ansor Kabupaten Bandung di Kopo, Sabtu (6/9/2025).


Dia menegaskan, apabila di tingkat desa terdapat keterbatasan anggaran, kepala desa diharapkan segera berkoordinasi dengan camat. 


"Pak camat nanti kepada saya atau melalui Sekda. Surat edaran Mendagri ini bukan hanya untuk kebencanaan saja, tapi juga kondisi mengimbangi atau menjernihkan inflasi," ucapnya.


Seperti diberitakan sebelumnya, warga Desa Kiangroke dikejutkan dengan penemuan tiga jenazah dalam kontrakan pada Jumat (5/9) dini hari. Mereka adalah seorang ibu berinisial EN (34) dan dua anaknya yaitu AA (9) serta AAP (11 bulan). Kasus ini terungkap ketika suami korban, YS, pulang kerja sekitar pukul 04.00 WIB dan mendapati istrinya tergantung di kusen pintu kamar. Setelah pintu didobrak warga, ditemukan kedua anaknya juga sudah tidak bernyawa dengan jeratan tali di leher.


Polisi yang melakukan olah TKP menemukan secarik surat berisi curahan hati EN mengenai beban utang dan kekecewaannya terhadap sang suami. Saat ini, Polresta Bandung masih mendalami motif di balik peristiwa memilukan tersebut. (IP TeDe/ Humas).