infopol.co.id Kontak Redaksi- 085784424805 wa Salurkan Cadangan Pangan ke 270 Desa dan 10 Kelurahan, Kang DS Ingatkan Seluruh Perangkat Desa dan Kelurahan Jaga dan Pantau Warganya

Iklan Semua Halaman

Iklan 928x90

Hot Post

Salurkan Cadangan Pangan ke 270 Desa dan 10 Kelurahan, Kang DS Ingatkan Seluruh Perangkat Desa dan Kelurahan Jaga dan Pantau Warganya

Jumat, 12 September 2025

 


Bandung Kabupaten - INFOPOL.CO.ID

Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan dan menekan laju inflasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispakan) kembali menyalurkan cadangan pangan, (Jumat,12/09/2025). 


Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, distribusi ini menjadi upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan serta menekan laju inflasi. Bantuan tersebut disebarkan ke 270 desa dan 10 kelurahan se-Kabupaten Bandung. 


"Penyaluran cadangan pangan beras ini untuk mengantisipasi kerawanan pangan yang dialami oleh warga. Jangan sampai ada warga tidak makan karena belum memiliki persediaan pangan berupa beras," ujarnya.


Kang DS menjelaskan, total cadangan yang digelontorkan saat ini mencapai 28 ton beras dengan jatah 100 kilogram per desa dan kelurahan. Selain itu, setiap wilayah juga menerima 20 liter minyak goreng.


"Penyaluran cadangan pangan beras dan minyak goreng ini untuk mengantisipasi disaat warga mengalami kesulitan ekonomi, yang berujung pada kebutuhan sehari-hari pangan," lanjut Dadang.


Kebijakan tersebut sekaligus menjadi respon atas kasus memilukan yang terjadi di Banjaran, ketika seorang ibu bersama dua anaknya diduga mengakhiri hidup akibat tekanan ekonomi.


"Jangan sampai kejadian serupa kembali terulang di Kabupaten Bandung," katanya.


Dirinya juga mengingatkan perangkat desa dan kelurahan agar menyiapkan cadangan pangan yang bisa dipakai sewaktu-waktu oleh warga yang membutuhkan.


"Saya juga mengajak kepada para camat, kepala desa, lurah, RW, RT dan berbagai unsur di tingkat desa dan kelurahan untuk sama-sama menjaga lembur dan memantau warganya. Jangan sampai ada warga yang mengeluh karena tidak punya beras," pungkasnya. (IP TeDe/ Humas)