Jember, Infopol.co.id
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Jember, Drs. Hadi Mulyono, M.Si, ikut mendampingi Bupati Jember Muhammad Fawait, S.E,. M.Sc, melepas kontingen Pramuka Jember peserta Kemah Giat Prestasi Penegak Jatim 2025, di pelataran Pendapa Wahyawibawagraha Jember, Selasa, 9 September 2025.
Para pelajar pilihan yang mewakili Jember di ajang bergengsi Pramuka Jawa Timur, berjumlah 16 orang yang terdiri dari 8 penegak laki-laki dan 8 penegak perempuan. Belasan anak muda itu, bakal mengikuti kegiatan selama 3 hari mulai 11 hingga 13 September 2025 mendatang, di Coban Rondo, Pujon, Kabupaten Malang.
Mereka yang berangkat ke Malang, berasal dari dua institusi pendidikan Islam, yakni MA Al Misri Rambipuji dan SMK Al Mujahidi Gumukmas. Bukan karena kebetulan, sebab sebelumnya telah dilakukan seleksi dan dua lembaga pendidikan itu yang dinilai terbaik. Gus Bupati Fawait berharap, mereka bisa menjaga nama baik Jember. Tentu meraih prestasi dengan cara-cara jujur dan berintegritas. "Pramuka tidak hanya sekedar mengejar juara. Jalani prosesnya dengan kejujuran, layaknya seorang santri. Kalau kemudian juara, itu bonus," pesannya.
Bupati termuda sepanjang sejarah itu pun mengungkapkan, bahwa dirinya menaruh harapan besar terhadap peran strategis Gerakan Pramuka Jember di masa mendatang. Katanya, Pramuka diharapkan tidak hanya eksis dalam kegiatan internal, melainkan ikut aktif membantu pembangunan sumber daya manusia di Jember. “Saya berharap Pramuka Jember dapat menjadi mitra strategis, dalam mewujudkan program-program pembangunan di Kabupaten Jember,” pinta Gus Bupati Fawait.
Salah satunya seperti yang disampaikan Gus Bupati Fawait, tentang pengentasan kemiskinan serta peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, termasuk pencegahan stunting dan penurunan angka kematian ibu-bayi. “Keberadaan Pramuka harus berkontribusi nyata sebagai bagian dari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi Kabupaten Jember,” harapnya.
Di tengah semangat kompetisi yang bakal mereka hadapi, Gus Bupati Fawait, menekankan kepada kontingen Gerakan Pramuka Jember, memprioritaskan nilai-nilai spiritual dan moral selama berpartisipasi dalam kompetisi. "Selama kompetisi berlangsung, jangan sampai tinggalkan sholat," tegasnya. (Win)

Komentar

