Bandung Kota - INFOPOL.co.id
Aktifitas pelaksanaan proyek gedung kantor Samsat Pajajaran Kota Bandung di Jalan Pajajaran No.88, Pamoyanan, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung menjadi perbincangan. Dugaan tidak dipasangnya papan informasi kegiatan lazimnya pelaksanaan proyek Pemerintah pun menjadi topik pertanyaan, (Selasa, 19/08/2025).
Pantauan tim telusur Infopol di lokasi, saat berita ini di rilis memang tampak aktifitas pelaksanaan proyek di gedung tempat masyarakat mengurus perpanjangan surat-surat kendaraan di pusat Kota Bandung tersebut. Namun anehnya, saat tim Telusur mencoba mencari papan informasi kegiatan tidak ditemukan. Diduga bisa jadi memang belum dipasang seperti lazimnya pelaksanaan proyek pemerintah. Imbasnya, informasi yang berisi tentang spesifikasi kegiatan, besaran dan sumber anggaran juga masa pelaksanaannya pun tidak diketahui oleh masyarakat.
Tim pun mencoba mengkonfirmasi salah satu pekerja yang berada di lokasi. Dari pengakuannya, infonya proyek tersebut hanya rehab penambahan dak pondasi gedung dan pembuatan saluran pipanisasi.
"Penambahan dak pondasi gedung dan saluran pipanisasi pak," ucap salah satu pekerja yang enggan disebut namanya ini.
Guna menggali informasi lebih dalam lagi untuk perimbangan pemberitaan, tim pun mencoba menanyakan informasi pihak rekanan pelaksana proyek tersebut. Namun lagi-lagi pria tersebut tidak mengetahui informasi identitas dari rekanan pelaksana.
"Wah, kurang tau saya pak, soalnya saya baru aja datang dan kerja disini," pungkasnya.
Tak berhenti disana, tim mencoba mencari informasi terkait aktifitas rehab gedung tersebut. Dari penjelasan salah seorang pedagang, kegiatan tersebut sudah berjalan sekitar 14 hari dan informasi yang beredar proyek tersebut adalah rehab mushola.
Ada beberapa hal yang menjadi pertanyaan tim Telusur terkait aktifitas pelaksanaan proyek tersebut. Selain dugaan tidak di pasangnya papan informasi kegiatan sehingga patut diduga mencederai Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik, dugaan tidak ditemukannya peralatan molen untuk mengaduk campuran material bahan bangunan, ditambah lagi munculnya fenomena "disambutnya" tim Telusur oleh beberapa orang tak dikenal yang menawarkan jasa pengurusan surat-surat kendaraan diduga dengan sistem "instan". (IP TeDe/ Red - bersambung).

Komentar
