infopol.co.id Kontak Redaksi- 085784424805 wa Tambah Satu SPPG di Blimbingsari, Wujud Sinergitas Pemkab dan Polresta Banyuwangi

Iklan Semua Halaman

Iklan 928x90

Hot Post

Tambah Satu SPPG di Blimbingsari, Wujud Sinergitas Pemkab dan Polresta Banyuwangi

Jumat, 18 Juli 2025

 Tambah Satu SPPG di Blimbingsari, Wujud Sinergitas Pemkab dan Polresta Banyuwangi



INFOPOL, Banyuwangi - Perluas cakupan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Banyuwangi menambah satu lagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Watukebo, Kecamatan Blimbingsari dan dikelola langsung oleh Polresta Banyuwangi, (Jum'at, 18/07/2025).


Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono mengungkapkan rasa syukurnya bertambahnya SPPG di Kabupaten Banyuwangi. Total ada enam lokasi SPPG yang tersebar di Kabupaten yang ujung timur Pulau Jawa ini.


"Alhamdulillah cakupan MBG terus bertambah. Artinya semakin banyak pelajar Banyuwangi yang mendapatkan layanan ini. Ke depan kami terus dorong banyak pihak untuk menambah dapur umum lagi," kata Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono saat meninjau SPPG Blimbingsari bersama Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, Kamis (17/7/2025). 


Peresmian SPPF tersebut ternyata  tersambung secara virtual dalam peluncuran Nasional program SPPG yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari Mako Brimob Mabes Polri.


“Ini bentuk sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, hingga TNI dan Polri. Semua bahu-membahu mendukung tumbuh kembang anak-anak kita,” kata Mujiono.



Sementara, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama menerangkan, dapur umum ini akan mulai beroperasi dalam waktu dekat, setelah proses verifikasi virtual account dari Badan Gizi Nasional (BGN). SPPG Blimbingsari akan melayani sekitar 3.481 siswa penerima manfaat dari 26 sekolah di wilayah sekitarnya. Rinciannya, terdiri dari 9 TK, 12 SD, 1 SMP, 3 SMK, dan 1 SLB.


Dapur umum tersebut digerakkan oleh 47 tenaga kerja, yang telah melalui proses rekrutmen dan pelatihan oleh Polresta Banyuwangi. Fasilitas SPPG juga dilengkapi sarana angkut berupa dua truk dan satu minivan.


“Selain memberikan makanan bergizi, SPPG ini juga membuka lapangan pekerjaan dan mendorong ekonomi masyarakat lokal, karena bahan baku diambil dari petani dan pasar sekitar,” pungkas pria dengan melati tiga di pundaknya ini. (IP TeDe/ Red-Humas)