Lamongan, infopol.co.id
SMPN 1 Deket, Kabupaten Lamongan berhasil menyabet penghargaan Adiwiyata Nasional dan 2024 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Untuk meraih Penghargaan bergengsi tersebut tentunya melalui kerja keras dan program inovasi yang bagus, Sekolah ini menerapkan enam aspek, Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH) dalam gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah.
Hengki Sudijono, Kepala SMPN 1 Deket menjabarkan enam aspek tersebut yakni, kebersihan, pengelolaan sampah, pemeliharaan pohon dan tanaman, konversi air (memanfatan limbah air wudhu untuk menyiran tanaman), konversi energi, serta inovasi PRLH (pembuatan pupuk kompos dari sampah organik).
Di SMPN 1 Deket telah dibudayakan pengertian “Sampahku Tanggungjawab ku” maka setiap ada sampah baik itu di dalam, diluar dan di sekitar kelas merupakan tanggung jawab setiap warga sekolah, selanjutnya warga sekolah selalu diingatkan untuk membuang sampah pada tempatnya.
Menurut Hengki kunci untuk mendapatkan penghargaan Sekolah Adiwiyata tingkat Nasional itu adalah dua uraian di atas yaitu mengingatkan bahwa Sampahku tanggung jawab ku dan Buanglah sampah pada tempatnya,” bebernya.
Memang harus selalu diingatkan kepada seluruh warga sekolah, lanjut dia, bahkan kita juga memberikan contoh untuk tidak membuang sampah sembarangan, tidak merokok di lingkungan sekolah, mengambil sampah serta membuang sampah pada tempatnya.
Tidak mudah memang kalau belum menjadi kebiasaan bagi seluruh warga sekolah. Tapi jika dilakukan setiap hari dan setiap saat maka niscaya akan mudah untuk membiasakannya.
Ia berharap dengan diraihnya penghargaan Adiwiyata tingkat Nasional ini bisa memicu seluruh warga sekolah untuk selalu menjaga kebersihan di lingkungan sekolah dan ke nantinya bisa meraih penghargaan sekolah Adiwiyata Mandiri. (").