infopol.co.id Kontak Redaksi- 085784424805 wa Jembatan Penghubung Desa Krajan -Tegalrejo Ketindan Ditargetkan Rampung Ahir Desember

Iklan Semua Halaman

Iklan 928x90

Hot Post

Jembatan Penghubung Desa Krajan -Tegalrejo Ketindan Ditargetkan Rampung Ahir Desember

Jumat, 13 September 2024

 


Malang,infopol.co.id

Pemerintah Kabupaten malang (Pemkab) melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga, (DPUBM) Kabupaten Malang tengah melakukan perbaikan jembatan yang menghubungkan wilayah Kelurahan krajan dan Kelurahan tegalrejo ketindan sejak pertengahan bulan agustus 2024 lalu.



Kepala dinas PUBM kab  Malang Khairul Isnaidi Kusuma ST,MT melalui kepala bidang pembangunan dan peningkatan DPUBM Anita Aulia Sari ST,MT saat meninjau langsung proses pengerjaan perbaikan jembatan Ketindan, meminta percepatan dilakukan tanpa mengurangi kualitas dan kuantitas.(12/09/2024)


Kepala bidang pembangunan dan peningkatan Dinas PUBM Kabupaten Malang Anita Aulia Sari ST,MT menyampaikan bahwa pagi hari ini adalah untuk memastikan segala sesuatunya berjalan dengan baik terkait dengan kegiatan pekerjaan infrastruktur, termasuk aktivitas masyarakat.


“Kalau sesuai dengan kontrak, maka pekerjaan ini akan berakhir pada tanggal 15 Desember. Tapi sesuai arahan Bapak Kepala Dinas PU Bina Marga agar pelaksanaan bisa dilakukan percepatan tanpa mengurangi kualitas dan kuantitas,” terang Anita saat ditemui di kantor nya.


Lebih lanjut ia menjelaskan, jembatan penghubung Krajan-tegalrejo ketindan ini bentangnya sekitar 12 meter dengan lebar 6 meter. Nantinya ada tiga sisi di jembatan ini. Ada sisi kanan kiri yang digunakan untuk pejalan kaki, dan untuk sisi tengah khusus untuk pengendara motor atau sepeda. Kekuatan fisik jembatan ini 20 sampai dengan 30 tahun dengan pemeliharaan.



“Arahan Pak bupati malang H.M Sanusi tadi untuk disegerakan, diprioritaskan yang untuk pejalan kaki, sehingga diharapkan awal November satu sisi bisa digunakan untuk pejalan kaki sehingga anak-anak, dan masyarakat penguna jalan lainya harus turun ke bawah namun bisa melewati sisi pejalan kaki,” mengungkapkannya.


Terkait dengan waktu pelaksanaan kegiatan setelah berkoordinasi dengan pihak kecamatan lawang serta pihak kelurahan disepakati di tutup total dan sudah di persiapkan jalan alternatif sehingga masyarakat sekitar tetap bisa beraktifitas.

(Mashuri)