infopol.co.id Kontak Redaksi- 085784424805 wa Proyek Jembatan Di Desa Candirenggo Singosari Tidak Ada Papan Anggaran Dan Mengabaikan K-3

Iklan Semua Halaman

Iklan 928x90

Hot Post

Proyek Jembatan Di Desa Candirenggo Singosari Tidak Ada Papan Anggaran Dan Mengabaikan K-3

Rabu, 31 Juli 2024

 


Kab Malang,infopol.co.id Proyek jembatan penghubung di Desa Candirenggo Kecamatan Singosari Kabupaten malang tidak mengindahkan undang-undang keterbukaan publik.pasalnya proyek tersebut tanpa ada papan nama atau papan informasi.


Proyek tersebut dikerjakan tahun ini 2024 dengan anggaran senilai.Rp 400 juta.

Proyek tersebut tidak mengindahkan keselamatan pekerja.


Selain mengabaikan keselamatan pekerja,Proyek Pembangunan jembatan di Desa candirenggo Kecamatan singosari ,Kabupaten malang .jawa Timur tersebut merugikan penguna jalan.

Lumpur bekas kerukan nya di buang langsung ke jalan raya.tanpa mempedulikan keselamatan penguna jalan.


Apakah pekerjaan semua proyek demikian, apa ini memang sudah aturan atau kebijakan dari pihak pelaksana proyek, apa memang aturan keterbukaan publik atau transparansi publik sudah tidak berlaku, hingga proyek pemasangan Uditch tidak ada papan informasi.


Masyarakat tidak perlu tahu lagi dan bisa menilai sampai dimana ketransparanan itu, bagaimana dalam pengerjaan itu ada penyimpangan ketimpangan kecurangan dalam pelaksaanya. 



Saat awak media ke lokasi para pekerja tidak memakai helm,di tambah pada saat pengerjaan menggali lumpur pake alat berat lumpur nya di buang di tengah jalan Hingga lumpur nya melebar ke mana-mana hingga membuat warga sekitar bingung mau lewat mana,harusnya proyek pemerintah kan ada anggaran untuk menutup lokasi proyek dengan seng atau triplek,h al ini menambah dijadikan proyek siluman.


Proyek tersebut anggaran dari mana, nominal anggaran berapa, dan siapa pelaksananya, siapa pendamping/konsultanya, ya karena papan informasi proyek tidak ada, hingga semua jadi proyek siluman.


Pada saat dikonfermasi awak media ini mandor nya pak Remun mengatakan “Saya tidak tahu, kami juga pekerja”, kemudian awak media  menemui pengawas sesuai petunjuk dari mandor supaya menemui pengawasnya dan kebetulan pengawas ada dilokasi kemudian pengawas tersebut saat dikonfirmasi mengatakan “saya tidak tahu pak,sampean tanyakan ke dinas bina marga langsung aja”, dan selalu mengatakan tidak tahu pada saat ditanya,terkesan ada indikasi bahwa proyek jembatan tersebut tidak di tenderkan.selanjutnya awak media mengkonfirmasi via chat wa ke dinas PU bina marga ke Bu Anita,tidak merespon sama sekali.


Bersambung...

Red