infopol.co.id Kontak Redaksi- 085784424805 wa Kades Lemahbang Naqsho Bandi Ungkap Saat Sowan Kiai Sepuh : Meneduhkan dan Menyejukkan

Iklan Semua Halaman

Iklan 928x90

Hot Post

Kades Lemahbang Naqsho Bandi Ungkap Saat Sowan Kiai Sepuh : Meneduhkan dan Menyejukkan

Senin, 08 Juli 2024

 



Pasuruan, infopol.co.id

Kepala Desa Lemahbang, Kecamatan Sukorejo, Pasuruan Naqsho Bandi mengisahkan ketika dirinya sowan (silaturahim) ke kiai-kiai sepuh. Kades Nagsho Bandi merasakan keteduhan dan kesejukan. Lalu ia membayangkan bagaimana andai setiap saat dirinya bisa sowan kepada Rasulullah?


“Seperti umumnya orang-orang, aku juga biasa sowan kiai-kiai sepuh. seperti Alm. Mbah Yai Maimoen Zuabir, mantan Ketua Umum PBNU KH. Said Aqiel Siradj,” ungkap Kades Naqsho Bandi. 


Kades yang sangat Familiar di kalangan media ini mengungkapkan bahwa proses sowan tersebut tidak membawa tujuan apa-apa hanya ingin menyambung silaturrahim dengan para kekasih Allah. 


“saya sowan kiai-kiai sepuh itu, galibnya tidak punya agenda atau keperluan khusus. Ya hanya sowan. Memandang wajah-wajah mereka yang teduh berseri-seri dan mendengarkan dawuh-dawuh (nasihat-nasihat) mereka yang menyejukkan,” tutur Kades Naqsho Bandi. 


“AlhamduliLlah aku selalu mendapatkan sesuatu dari mereka. Minimal ketenangan batin. Lalu berkhayal bagaimana andai aku setiap saat bisa sowan Kanjeng Nabi Muhammad shallaLlãhu 'alaihi wasallam,” imbuhnya. 


Kades Naqsho Bandi pun tidak bisa membayangkan ketika kiai-kiai sepuh yang ia hormati dan sering ia sowani tiba-tiba hadir bertamu ke rumahnya.


“Syahdan; bayangankanlah ketika suatu saat ada sesepuh yang sangat kuhormati dan secara ajeg (istiqomah) aku sowani itu tiba-tiba datang ke gubugku?” ucap Kades Naqsho Bandi seraya matanya berkaca-kaca. 


“Lalu… Aku tidak mampu bahkan tidak berani membayangkan bagaimana andai yang datang ke rumah: Pemimpin Agung kita sendiri, Nabi Muhammad shallaLlãhu 'alaihi wasallam,” tandasnya sambil meneteskan air mata. 



Ashalãtu wassalaamu 'alaika yä NabiyyaLlãh


Ashalãtu wassalaamu 'alaika yã RasűlaLlãh


Ashalãtu wassalaamu 'alaika yã HabiibaLlãh


Ashalãtu wassalaamu 'alaika yã ShofiyyaLlãh


Ashalãtu wassalaamu 'alaika yã Shàhibasysyafa'ah.



Al-Fãtihah. (Mh).