Jakarta, Infopol.co.id - Nama Komjen Pol Wahyu Hadiningrat mencuat ke permukaan setelah disiapkan untuk mengemban amanah sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), mendampingi Kapolri baru Komjen Pol Suyudi Ario Seto, (Jum'at, 02/10/2026).
Perwira tinggi kelahiran 4 Juni 1970 ini bukanlah sosok baru di korps Bhayangkara. Pria yang saat ini menjabat Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaran (Astamarena) itu memiliki rekam jejak panjang, terutama di bidang reserse dan manajemen perencanaan strategis.
Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1992 ini memulai kariernya, tepatnya pada 1993, sebagai Perwira Pertama (Pama) di wilayah Polda Jawa Barat dan pada 1994, Komjend Wahyu dipercaya menjadi Wakil Kepala Kepolisian Sektor Kota (Wakapolsekta) Cirebon Selatan. Setahun kemudian, ia menjabat Kapolsek Soreang, Polres Bandung.
Dari situ, perjalanan kariernya terus menanjak. Pengalaman di bidang reserse dan manajerial membawanya ke posisi yang lebih strategis. Pada 2011, ia dipercaya sebagai Kapolres Metro Bekasi di jajaran Polda Metro Jaya. Setahun kemudian, ia diangkat menjadi Kapolres Metro Jakarta Selatan.
Kiprahnya di wilayah hukum metropolitan mengantarkannya ke jabatan yang lebih tinggi, tepatnya di tahun 2016, ia dipercaya sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya. Dua tahun kemudian, pada 2018, ia dipromosikan sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Metro Jaya.
Puncak kariernya di bidang reserse terjadi pada 2020, Wahyu dipercaya menjabat Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal (Wakabareskrim) Polri. Jabatan itu menempatkannya di jajaran pimpinan utama Bareskrim. Kenaikan pangkat menjadi Inspektur Jenderal Polisi pun ditetapkan melalui surat telegram Kapolri Nomor STR/164/IV/KEP/2020 tertanggal 7 April 2020, yang ditandatangani Kapolri saat itu, Idham Azis.
Pada 2021, Wahyu beralih ke bidang perencanaan dan anggaran. Ia dipercaya mengemban jabatan Asisten Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaran (Asrena), yang kemudian berkembang menjadi Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaran (Astamarena). Di posisi inilah ia berperan merumuskan kebijakan perencanaan program dan pengelolaan anggaran institusi Polri secara Nasional.
Pangkatnya pun naik dari Inspektur Jenderal menjadi Komisaris Jenderal Polisi. Sepanjang kariernya, Wahyu dikenal pernah terlibat dalam penanganan sejumlah kasus besar. Salah satunya, proses penanganan kasus terorisme yang berkaitan dengan peristiwa Bom Bali II pada 2005. keamanan nasional.
Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade di institusi Kepolisian, Komjen Wahyu Hadiningrat dikenal sebagai perwira yang memiliki kombinasi pengalaman operasional di bidang reserse serta kemampuan manajerial dalam pengelolaan organisasi.
Perjalanan kariernya dari tingkat Kepolisian Sektor hingga menduduki posisi strategis di Mabes Polri mencerminkan proses panjang pembinaan kariernya di tubuh Polri. Kini, dengan kursi Wakapolri di depannya, Wahyu bersiap mengemban tugas baru: mendampingi Kapolri Suyudi Ario Seto memimpin institusi yang telah membesarkan namanya.
Jurnalis; Taufan D

Komentar