infopol.co.id Kontak Redaksi- 085784424805 wa Polres Jember Laksanakan Kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental Personel

Iklan Semua Halaman

Iklan 928x90

Hot Post

Polres Jember Laksanakan Kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental Personel

Selasa, 07 Juli 2026

 


 

JEMBER, infopol.co.id – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah bertepatan dengan tahun 2026 Masehi, Polres Jember menggelar kegiatan pembinaan rohani dan pembentukan mentalitas seluruh personel. Acara bertajuk “Dengan semangat Tahun Baru Islam 1446 H kita tingkatkan iman, taqwa dan kinerja guna mewujudkan Polri untuk masyarakat” ini dilaksanakan secara khidmat di Masjid Polres Jember pada Selasa (7/7), dengan tujuan memperkuat fondasi spiritual dan integritas setiap anggota dalam menjalankan tugas pengabdian.

 

Kegiatan keagamaan ini menghadirkan pembicara utama yakni DR. Mirhabun Nadir Halimy, yang juga merupakan Pengasuh Pondok Pesantren HMI Bangsalsari. Kehadiran tokoh agama yang dikenal luas di masyarakat ini diharapkan mampu memberikan wawasan mendalam serta pemahaman nilai-nilai luhur Islam yang relevan dengan tugas dan tanggung jawab anggota kepolisian sehari-hari, baik sebagai abdi negara maupun pelayan masyarakat.

 


Memimpin jalannya kegiatan, Wakapolres Jember, Kompol Anthonio Effan Sulaiman, S.I.K., M.A., didampingi oleh seluruh Pejabat Utama (PJU) Polres Jember. Kehadiran jajaran pimpinan tertinggi ini menunjukkan keseriusan dan perhatian besar institusi terhadap pembinaan aspek kerohanian, yang dianggap sebagai pondasi utama agar setiap personel tetap memiliki karakter yang kuat, jujur, dan berakhlak mulia di tengah dinamika tugas yang berat.

 

Dalam sambutan pembukaannya, Wakapolres Jember Kompol Anthonio Effan Sulaiman menyampaikan bahwa peringatan Tahun Baru Islam bukan sekadar perayaan pergantian tahun, melainkan momen istimewa untuk melakukan evaluasi diri, perbaikan kualitas ibadah, serta penyegaran niat pengabdian. Tema yang diusung dalam kegiatan ini menjadi pedoman agar semangat perubahan ke arah yang lebih baik dapat diterjemahkan langsung ke dalam peningkatan kinerja nyata di lapangan.

 

DR. Mirhabun Nadir Halimy dalam penyampaian materinya mengajak seluruh anggota untuk merenungi kembali makna hijrah atau perpindahan yang menjadi inti sejarah Tahun Baru Islam. Ia menekankan bahwa hijrah bagi seorang polisi adalah upaya terus-menerus meninggalkan segala keburukan, sikap malas, atau pelayanan yang kurang baik, dan bergerak menuju perilaku yang lebih disiplin, amanah, serta bermanfaat bagi orang banyak.

 


Secara khusus, ia mengingatkan dan mengajak seluruh anggota untuk selalu berbuat ikhlas dalam setiap tindakan dan pelayanan. Menurutnya, keikhlasan adalah kunci utama agar setiap pengabdian yang dilakukan menjadi bernilai di mata Tuhan dan diterima baik oleh masyarakat. Bekerja tanpa mengharap pujian atau imbalan, serta murni karena tanggung jawab dan kewajiban, adalah ciri abdi negara yang bertakwa.

 

DR Mirhabun Nadir menegaskan bahwa iman dan taqwa adalah benteng terkuat bagi setiap anggota kepolisian. Dengan keimanan dan keikhlasan yang kokoh, seorang polisi akan memiliki ketahanan mental yang tangguh, tidak mudah tergoda hal-hal yang melanggar aturan, serta selalu berpegang teguh pada kebenaran dan keadilan dalam setiap tindakan penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat.

 

Lebih lanjut dijelaskan, hubungan antara ketakwaan, keikhlasan, dan kinerja sangatlah erat. Seseorang yang bertakwa dan berbuat ikhlas akan merasa diawasi oleh Tuhan dalam setiap tindakannya, sehingga akan bekerja dengan sungguh-sungguh, penuh tanggung jawab, dan berusaha memberikan hasil terbaik. Inilah wujud nyata dari tema “Polri untuk Masyarakat”, di mana pelayanan dijalankan dengan hati yang tulus.

 


Suasana kegiatan berlangsung sangat khidmat, tertib, dan penuh kekhusyukan. Seluruh peserta tampak khusu' mendengarkan, mencatat poin-poin penting, serta merenungkannya sebagai bekal dalam bertugas. Momen ini menjadi ruang yang tepat untuk menyeimbangkan kemampuan operasional dengan kematangan spiritual setiap personel.

 

Kompol Anthonio Effan Sulaiman mengapresiasi kegiatan ini dan berharap pesan-pesan yang disampaikan, terutama tentang pentingnya keikhlasan, dapat tertanam kuat di hati setiap anggota. Ia mengingatkan agar nilai-nilai agama yang didapat tidak hanya berhenti menjadi pengetahuan semata, tetapi benar-benar diterapkan dalam sikap, perilaku, dan budaya kerja sehari-hari demi mewujudkan pelayanan prima yang dicintai masyarakat. (Win)