infopol.co.id Kontak Redaksi- 085784424805 wa Cegah Paham Radikal dan Bahaya Narkoba, Kasat Narkoba Laksanakan Penyuluhan kepada Pelajar SMP Ad Duha II Jember

Iklan Semua Halaman

Iklan 928x90

Hot Post

Cegah Paham Radikal dan Bahaya Narkoba, Kasat Narkoba Laksanakan Penyuluhan kepada Pelajar SMP Ad Duha II Jember

Kamis, 30 April 2026

 


Jember, infopol.co.id - Pada hari ini, Kamis (30/4/2026) telah dilaksanakan kegiatan penyuluhan yang sangat bermanfaat dan strategis mengenai bahaya narkoba serta upaya pencegahan radikalisme di SMP Ad Duha II Jember, Jl. Srikoyo No 97A, Krajan, Patrang, Kecamatan Patrang.


Acara ini dihadiri Kompol Suhartono, S.H., MH. (Narasumber/Katim Sektor 4 Kasatgaswil Densus 88 Antiteror Jatim) Gogot Cahyo Baskoro (Narasumber/Ketua Tim Pengarah Percepatan Pembangunan Daerah/TP3D Kab. Jember), Waris, S.Pd.I. (Kepala Sekolah SMP Ad  Dhuha II Jember), Dewan guru SMP Ad  Dhuha II Jember, serta siswa dan siswi.


Kehadiran Tim ini disambut baik oleh Kepala Sekolah SMP Ad Duha II Jember Moh. Waris, S.Pd.I., para guru dan siswa - siswi yang berjumlah sekitar 70 orang.

 


Dalam penyuluhan ini, perwakilan dari Densus 88AT menyampaikan penjelasan yang jelas dan rinci mengenai bahaya radikalisme, mulai dari cara penyebarannya, dampak buruknya bagi keamanan dan persatuan bangsa, hingga langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh siswa dan siswi untuk mengenali dan mencegahnya sejak dini.


Selain itu, mereka juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan antar sesama teman, serta waspada terhadap ajaran atau tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan dan hukum yang berlaku.

 

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Jember Iptu Bagus Dwi Setyawan, S.H., M.H., yang di dampingi Iptu Enol Wibisono, S.H. (KBO Satresnarkoba Polres Jember), memberikan penjelasan mendalam mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba bagi kesehatan fisik dan mental, serta dampak negatifnya bagi masa depan siswa - siswi SMP Ad Duha II Jember.



Kasat juga memaparkan program-program pemberdayaan yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dari narkoba, serta peran aktif guru dan keluarga sebagai benteng utama dalam mencegah penyalahgunaan zat berbahaya tersebut.


Kasat menambahkan, penyalahgunaan narkoba di tingkat SMP merupakan ancaman serius karena usia remaja adalah masa pencarian jati diri yang rentan terhadap tekanan teman sebaya. Antisipasi utama melibatkan edukasi, penguatan karakter, dan lingkungan yang suportif. 



Berikut adalah cara antisipasi dan pencegahan bahaya narkoba bagi siswa SMP:


A. Edukasi Bahaya Narkoba: Memahami bahwa narkoba merusak kesehatan fisik, mental, kecanduan, hingga risiko kematian.


B. Berani Bilang "Tidak": Mengembangkan kemampuan menolak secara tegas jika ditawari narkoba oleh teman atau orang asing.


C. Selektif Memilih Teman: Berteman dengan mereka yang membawa pengaruh positif dan menghindari lingkungan yang berpotensi menyalahgunakan zat terlarang.


D. Isi Waktu dengan Kegiatan Positif: Mengikuti ekstrakurikuler, berolahraga, seni, atau hobi produktif untuk menghindari rasa bosan yang memicu keinginan mencoba hal negatif.


E. Komunikasi Terbuka dengan Orang Tua: Membangun hubungan harmonis agar berani bercerita jika ada masalah, sehingga stres tidak dilampiaskan ke narkoba.


F. Tingkatkan Iman dan Taqwa: Mendekatkan diri pada Tuhan dan rutin beribadah sebagai benteng moral. 



Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme yang tinggi dari para siswa-siswi dan guru pendamping. Melalui penyuluhan ini, diharapkan seluruh peserta dapat memahami risiko yang dihadapi, memiliki kesadaran yang lebih tinggi, serta mampu berperan aktif dalam menjaga lingkungan sekitar dari bahaya narkoba dan paham radikalisme, demi terciptanya Jember yang aman, damai, dan sejahtera. (Win)