infopol.co.id Kontak Redaksi- 085784424805 wa Malam Ini Pembukaan MTQ ke 31 di Jember Sport Garden: Satlantas Jember Terapkan One Way Saat Pembukaan MTQ

Iklan Semua Halaman

Iklan 928x90

Hot Post

Malam Ini Pembukaan MTQ ke 31 di Jember Sport Garden: Satlantas Jember Terapkan One Way Saat Pembukaan MTQ

Sabtu, 13 September 2025

 



JEMBER, Infopol.co.id - Satlantas Polres Jember bersama Dinas Perhubungan akan menerapkan rekayasa lalu lintas pada pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Jawa Timur.


Kasatlantas Polres Jember, AKP Bernadus Bagas Simarmata menjelaskan kegiatan tersebut akan berlangsung pada Sabtu (13/9/2025) sore, di Stadion Jember Sport Garden (JSG). 


Jalur di depan JSG atau Jalan MH Tamrin yang biasanya dua arah, mulai pukul 16.00 WIB hingga acara selesai diberlakukan satu arah (one way), dimulai dari Simpang Tiga Ajung hingga Simpang Tiga Pakem.



“Pertimbangannya karena diperkirakan akan banyak masyarakat datang dengan kendaraan. Jika tetap dua arah, potensi kepadatan sangat tinggi, apalagi ada parkir sembarangan,” ujarnya. 


Untuk kelancaran arus, petugas juga akan menempatkan rambu, barikade, dan personel di sejumlah simpang. Masyarakat yang tidak berkepentingan menuju JSG diimbau menggunakan jalur alternatif.


“Jalur alternatif bisa melalui Simpang Tiga Pakem – Sabtuan – Tegal Besar – Argopuro hingga ke arah Ajung, nanti lewat Mangli. Mungkin agak sedikit memutar,” kata Bagas. 


Terkait parkir, pihak kepolisian bersama Dishub dan Satpol PP menyiapkan kantong parkir utama di dalam area JSG. Selain itu, tersedia lokasi parkir di samping Polsek Ajung. 



“Kami sudah koordinasi dengan bagian Kesra, untuk meminta banner-banner, untuk parkir roda 4 dan 2, bagi tamu VIP dan peserta, dan warga yang ingin melihat. Ini untuk memudahkan,” tambahnya. 


Petugas akan mengarahkan kendaraan agar tidak memakan badan jalan. Ia meminta pengertian masyarakat, terutama warga di sekitar jalur rekayasa, untuk mendukung kebijakan ini. 


Dengan begitu, pelaksanaan MTQ dapat berjalan lancar. Meski berpotensi padat, arus lalu lintas diharapkan tetap bisa diurai sehingga tidak menimbulkan kemacetan panjang. 


“Mari sama-sama menjaga kondusifitas, kelancaran lalu lintas. Tamu-tamunya tidak warga Jember saja, tapi seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur hadir. Kita harus menjaga bersama,” ujarnya. (Win)