infopol.co.id Kontak Redaksi- 085784424805 wa Natasya Devianti Reses Sidang II, Serap aspirasi Pemuda dan warga Kecamatan Sumberjo.

Iklan Semua Halaman

Iklan 928x90

Hot Post

Natasya Devianti Reses Sidang II, Serap aspirasi Pemuda dan warga Kecamatan Sumberjo.

Kamis, 28 Agustus 2025

 


Bojonegoro - infopol.co.id  Anggota DPRD Natasya Devianti Komisi C Fraksi PDI perjuangan Kabupatrn Bojonegoro menggelar Reses masa sidang II di kecamatan Sumberjo Bojonegoro Dapil II wilayah Timur.


Natasya mengatakan untuk berbagi wilayah reses di Dapilnya secara bergantian,hadir kesempatan tersebut ketua PAC Sumberjo Muhadi mendampingi Legislatif Dapil II tersebut,Warga kecamatan Sumberjo dan Pemuda serta Mahasiswa diwilayah tersebut.


Forum tersebut Natasya menyampaikan permasalahan yang ada di pendidikan sesuai bidangnya di komisi c yang membidangi Pendidikan,Kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,ia menyampaikan pada bidang pendidikan yang ada di Kabupaten Bojonegoro Sampai hari ini masih mendengar tentang pungutan liar di sekolah yang berstatus negri,saat ini yang menjadi Ranahnya Kabupaten adalah Tingkat SDN dan  SMPN.

Ia mengaku masih sering mendengar pengaduan,bulan juni juli lalu, ternyata masih menarik nominal dengan alasan kenang kenangan sekolah.


Dalam kesempatan tersebut ia menerangkan bahwa untuk sekolah berstatus negeri semua gratis,tidak boleh menarik iuran kepada wali murid,Komite boleh meminta sumbangan hanya untuk wali murid mampu,ia meminta untuk disampaikan kepada masyarakat bahwasanya iuran tidak diperbolehkan termasuk rekreasi,untuk beberapa waktu lalu fihaknya dari komisi c meminta untuk membuat noktah dinas agar tidak mengadakan rekreasi,selain itu pelaksanaan perjalanan saat rekreasi tentang keselamatan anak anak siswa siswi yang harus diperhatikan.


Lanjut penyampaian pada reses ini di tahun 2025 kuota Beasisawa berbeda dengan tahun 2022/2023 yang awalnya dengan kuota 1 desa 10 sarjana,Fihaknya telah berkomunikasi dengan Bupati untuk beasiswa 1 desa dengan 10 sarjana tidak efesien karena jumlah siswa sisiwinya tiap Desa berbeda,maka dari itu untuk di adakan perubahan atau revisi,yang akhirnya tahun 2025 ini sudah disetujui oleh Bupati sehingga para siswa siswa bisa melihat website resmi Dinas Pendidikan dengan mengajukan persyaratan untuk bisa mendapat Beasiswa dari pemerintah Kabupaten.


Terkait kesehatan Bojonegoro sudah UHC(Universal Healt Coverage)dengan pelayanan kesehatan gratis cukup dengan Ktp,dan sekarang Bojonegoro akan meningkatkan pelayanan kesehatan dengan layanan akreditasi dengan type A.


Forum reses di lanjutkan dengan ajang diskusi,mengawali hal tersebut Riski pemuda yang juga alumni mahasiswa disalah satu kampus di Bojonegoro dengan mengajukan pertanyaan terkait dengan program program pemerintah Kabupaten pada waktu lalu tentang program beasiswa yang tidak merata.


"Kebetulan sekali saya alumni mahasiswa lulusan tahun 2023 dimana program beasiswa tersebut saya rasa tidak merata,sekaligus kurangnya informasi bagaimana cara mendapatkanya,sehingga hanya sedikit yang bisa diterima itupun kurang jelas terkait informasi yang disampaikan,mohon mbak sasa wakil kita bisa menjelaskan",terang Risky.


Hal tersebut mendapat tanggapan Natasya yang mengacu kepada kurangnya sosialisasi Dinas terkait yang menajdi penyebabnya.


",Terima kasih langsung saya tanggapi memang selama ini sangat kurangnya sosialisasi dari Dinas terkait untuk menyampaikan ke publik,itu juga sering saya sampaikan,dan kami di komisi c akan memyampaikan hal ini dalam forum rapat nanti,yang kedua masalah beasiswa tidak merata,bahwa melalui keluhan masyarakat yang kami sampaikan kepada Bupati dan sekarang sudah dirubah tahun 2025 ini tidak memakai kuota lagi seperti yang saya sampaikan tadi,dan adik adik mashasiswa bisa cek langsung website Resmi dari Dinas pendidikan Kabupaten Bojonegoro",Terang Natasya.


Masalah beasiswa ia juga menyampaikan dari partai PDI Perjuangan Bojonegoro juga memfasilitasi hal tersebut dengan adanya KIP dalam Hal ini di lanjutkan M.Asep awaludin TA Fraksi yang menyampaikan masalah KIP dari DPR RI Abidin Fikri,SH MH untuk Mahasiswa baru di kampus jenjang pendidikan Agama islam sesuai Bidangnya di Komisi VIII.


Salah satu pennya Diskusi Imam nugroho mohin penjekasan tentang program Kabuoaten terkait layanan kesehatan dengan adanya Rumah Sakit type A.



"Mohon penjelasan mbak Natasya tentang hal tersebut,dan kami harap Warga Bojonegoro,untuk Hal tertentu semisal Alat untuk cuci darah kasihan masyarakat kalau disini tidak menjangkau peralatan harus dilarikan ke surabaya atau kota lain yang menempuh jarak lumayan jauh",Ungkap Imam nugroho.


Menanggapi pertanyan tersebut Natasya menyanpaikan tentnag keberadaan peralatan perlengkapan Medis yang ada di RSUD SOSODORO Bojonegoro 


"Iya pertanyaannya luar biasa,terima kasih,maka dari itu Pemerinrah kabupaten Bojonegoro akan meningkatkan layanan kesehatan pada type A saat ini,Misal dalam hal ini peningkatan peralatan cuci darah,   

Alat CT (Computerized Tomography) Scan,

peralatannya sudah ada namun konsumennya melebihi dari itu,maka di harapkan dengan Type A nanti pelayanan kesehatan di Kabupaten akan lebih meningkat lagi dan bisa antisipasi bisa mengatasi apa yabg menjadi kendalanya",Tutup Natasya.(Kang yon)