Proyek Pembangunan JLS Banyuwangi - Jember Dilanjutkan, Ini Penjelasannya
INFOPOL, Banyuwangi - Pelaksanaan pembangunan jalur lintas selatan (JLS) menghubungkan Banyuwangi – Jember kembali dilanjutkan tahun ini. Pemkab Banyuwangi telah menggelar rapat dengan pemerintah pusat agar proyek itu segera dituntaskan, (Rabu, 02/07/2025).
Bupati Banyuwangi melalui Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Banyuwangi Suyanto Waspo Tondo menjelaskan, pembangunan JLS kewenangannya berada di pemerintah pusat.
“Tahun ini pasti ada progres. Tapi kewenangannya memang ada di pemerintah pusat,” ucap Yayan ke awak media, Senin (30/6).
Berdasarkan hasil rapat itu, lanjut Yayan, dimungkinkan pembangunan JLS dari sisi Banyuwangi akan rampung tahun ini, akan tetapi dari sisi Jember, belum bisa dipastikan.
“Di sisi Banyuwangi mungkin, tapi dari sisi Jember mungkin belum. Kami juga belum mengetahui kepastian kapan pembangunan itu akan dimulai,” ujar Yayan yang juga PLT Kepala DPU CKPP itu.
“Kalau dari sisi Banyuwangi, lahan sudah selesai. Sudah dibayar juga tegakan pohon (di jalur yang dilintasi JLS). Tinggal menyesuaikan elevasi saja,” imbuhnya.
Penyesuaian usai perubahan nomenklatur di kementerian, disebut menjadi salah satu penyebab terhambatnya proyek ini yang berakibat dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) untuk pembangunan JLS baru rampung pada awal Mei.
“Tepatnya, DPA untuk JLS baru selesai tanggal 10 Mei,” sambung dia.
Berdasarkan catatan terdapat tiga ruas JLS yang masih belum terbangun di rute Banyuwangi-Jember. Yakni ruas Kedunglembu-Malangsari sejauh 5,1 km, jalan Malangsari-Perbatasan Kabupaten Jember (7,7 km), dan jalan Senenrejo-Perbatasan Kabupaten Banyuwangi (1,3 km). (IP TeDe/ Red).

Komentar