infopol.co.id Kontak Redaksi- 085784424805 wa Kasat Reskrim Pimpin Langsung Simulasi Olah TKP, Tingkatkan Keterampilan Personel

Iklan Semua Halaman

Iklan 928x90

Hot Post

Kasat Reskrim Pimpin Langsung Simulasi Olah TKP, Tingkatkan Keterampilan Personel

Minggu, 31 Mei 2026

 


JEMBER, Infopol.co.id – Upaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme penyidik terus dilakukan oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) Jember. Pada Minggu (31/5), Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) menggelar kegiatan simulasi pengolahan Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Reskrim. Kegiatan ini menjadi agenda penting untuk memastikan setiap personel memiliki kemampuan teknis yang mumpuni dan standar kerja yang seragam dalam menangani setiap perkara pidana.

 

Simulasi ini dilaksanakan dengan skenario yang disusun sedemikian rupa menyerupai kondisi kejadian nyata di lapangan. Mulai dari kedatangan petugas, pengamanan lokasi, hingga tahapan pencarian dan pengambilan barang bukti diperagakan secara rinci dan berurutan. Tujuannya adalah agar seluruh petugas memahami betul alur kerja yang benar sejak detik pertama tiba di lokasi, mengingat keakuratan di tahap awal sangat menentukan keberhasilan pengungkapan kasus selanjutnya.

 


Kasat Reskrim AKP Angga Riatma, S.Tr.K, S.I.K, M.H., menekankan bahwa olah TKP merupakan tahapan paling krusial dalam penegakan hukum. Beliau mengingatkan, jejak-jejak fisik yang tertinggal di lokasi merupakan saksi bisu yang sangat berharga dan tidak dapat dibantah di pengadilan. Oleh karena itu, ketelitian, kehati-hatian, dan kepatuhan terhadap prosedur tetap wajib dijunjung tinggi agar barang bukti yang didapat sah secara hukum dan tidak gugur di kemudian hari.

 

Anggota yang terdiri dari penyidik dan anggota staf Satreskrim dilatih untuk mengidentifikasi berbagai jenis petunjuk, mulai dari jejak sidik jari, jejak kaki, hingga benda-benda kecil yang mungkin dianggap sepele namun memiliki nilai pembuktian tinggi. Mereka juga dilatih cara mendokumentasikan lokasi dengan benar, membuat sketsa TKP, hingga teknik pengemasan barang bukti agar tidak rusak atau berubah bentuk saat dibawa ke laboratorium forensik.

 


Kegiatan ini berlangsung sangat interaktif, di mana Kasat Reskrim langsung memberikan arahan, koreksi, dan penilaian terhadap kinerja anggota di lapangan. Setiap kesalahan kecil yang terjadi saat simulasi langsung diperbaiki dan dibahas bersama. Pendekatan ini dilakukan agar anggota sadar akan risiko yang mungkin terjadi jika kelalaian serupa dilakukan saat menangani kasus yang sebenarnya di tengah masyarakat.

 

Selain aspek teknis, simulasi ini juga menguatkan pemahaman tentang aturan hukum terbaru, termasuk penerapan KUHAP baru yang menuntut proses hukum lebih beradab, transparan, dan berbasis bukti yang sah. Personel diajarkan untuk menyeimbangkan ketegasan dalam penyidikan dengan penghormatan terhadap hak asasi manusia serta ketertiban administrasi sesuai peraturan yang berlaku saat ini.

 


Kasat Reskrim menegaskan bahwa kegiatan semacam ini akan dilakukan secara rutin dan berkelanjutan. Menurutnya, ilmu dan keterampilan harus selalu diasah dan diperbarui seiring perkembangan zaman dan modus kejahatan yang semakin beragam. Kompetensi penyidik yang terjaga baik menjadi modal utama Polres Jember dalam memberikan pelayanan hukum terbaik dan menciptakan rasa aman bagi warga masyarakat.

 

Dengan berakhirnya simulasi hari ini, diharapkan seluruh anggota Satreskrim semakin siap, cekatan, dan teliti saat bertugas di lapangan. Kemampuan olah TKP yang andal akan semakin mengokohkan kinerja penyidik dalam mengungkap kasus, menemukan kebenaran materiil, serta mewujudkan keadilan hukum yang nyata dan dapat dipertanggungjawabkan di Kabupaten Jember. (Win)