Banyuwangi, Infopol.co.id
Jalan Raya Nasional Jember-Banyuwangi di kawasan Jembatan Tambong, Kecamatan Kabat, menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian serius Satlantas Polresta Banyuwangi. Sepanjang awal tahun hingga Agustus 2026 sedikitnya empat kecelakaan fatal terjadi di kawasan tersebut.
Empat insiden kecelakaan itu bahkan menyebabkan korban meninggal dunia. Lokasi tersebut kini masuk dalam kategori black spot atau titik rawan kecelakaan lalu lintas yang perlu mendapatkan penanganan khusus.
Kanit Kamsel Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Irvin Venda Rosida mengatakan, jembatan alias Sasak Tambong menjadi salah satu lokasi dengan tingkat fatalitas kecelakaan cukup tinggi di Banyuwangi. “Ada empat kejadian kecelakaan yang berada di Sasak Tambong yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” katanya.
Selain memetakan titik rawan kecelakaan, lanjut Irvin, Satlantas juga mengidentifikasi kawasan yang kerap mengalami gangguan kelancaran arus lalu lintas atau trouble spot. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian berada di Simpang Tiga utara SPBU Farly di Jalan Raya Nasional, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro.
“Kawasan tersebut kerap mengalami kepadatan kendaraan sehingga membutuhkan langkah penanganan dan evaluasi secara berkala. Untuk trouble spot-nya berada di wilayah Ketapang,” jelasnya.
Ip Nano

Komentar