infopol.co.id Kontak Redaksi- 085784424805 wa Cipta Kondisi: Satbinmas Polres Jember Tindak Lanjuti Viralnya Video Pocong di Media Sosial

Iklan Semua Halaman

Iklan 928x90

Hot Post

Cipta Kondisi: Satbinmas Polres Jember Tindak Lanjuti Viralnya Video Pocong di Media Sosial

Senin, 25 Mei 2026

 


JEMBER, infopol.co.id  – Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Jember bergerak cepat menindaklanjuti beredarnya sebuah video berisi sosok menyerupai pocong yang sempat menjadi perbincangan hangat dan viral di berbagai platform media sosial. Tindakan ini dilakukan pada Sabtu (23/5), tak lama setelah konten tersebut diketahui menyebar luas dan mengundang beragam reaksi dari warga.

 

Video yang diunggah dan dibagikan secara berantai itu memperlihatkan sosok berbalut kain putih khas jenazah yang bergerak di area pemukiman warga. Dalam waktu singkat, rekaman tersebut menyebar ke berbagai grup percakapan hingga memicu keresahan, ketakutan, serta kekhawatiran di kalangan masyarakat, khususnya warga Lingkungan Cangking Patrang.

 


Merespons situasi yang berkembang, tim Satbinmas Polres Jember segera melakukan pemantauan mendalam sekaligus turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan fakta. Hadir dalam pemantauan, Kasat Binmas, Kanit Binmas, Bhabinkamtibmas Patrang, Bhabinsa, Lurah Patrang, Kepala Kampung, Ketua RW/RT dan lbu Lutfia pemilik rumah yang di edit pocong.


Langkah ini diambil guna memastikan kebenaran isi video, mengetahui lokasi kejadian yang sebenarnya, serta mencegah timbulnya kepanikan yang lebih besar di tengah masyarakat akibat informasi yang belum jelas kebenarannya.

 


Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputro melalui Kasat Binmas AKP Agus Yudi Kurniawan menjelaskan bahwa penindakan ini merupakan bagian dari tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas yang muncul akibat penyebaran informasi. Pihaknya menegaskan bahwa setiap konten yang mengganggu ketenangan warga akan segera ditangani agar tidak menimbulkan dampak buruk yang lebih luas.

 

Hasil penelusuran dan investigasi yang dilakukan petugas di lokasi maupun melalui jejak digital akhirnya mengungkap fakta bahwa video tersebut bukanlah penampakan makhluk halus, melainkan rekayasa buatan manusia. Diketahui, konten tersebut sengaja dibuat oleh sekelompok remaja yang mengaku hanya bermaksud bercanda atau sekadar hiburan semata tanpa berpikir panjang dampak yang akan ditimbulkannya.

 

Berdasarkan bukti dan keterangan yang berhasil dihimpun, kepolisian pun mengamankan para pelaku untuk dimintai keterangan lebih lanjut di kantor kepolisian. Proses pembinaan dilakukan dengan melibatkan orang tua masing-masing pelaku, mengingat usia mereka yang masih muda dan diharapkan dapat menyadari kesalahan serta dampak serius dari perbuatan mereka.

 


Sementara itu Wakapolres Jember Kompol Ferry Dharmawan, mengingatkan kembali bahwa meskipun dianggap sekadar candaan, pembuatan dan penyebaran konten yang menimbulkan keresahan dan ketakutan di masyarakat merupakan tindakan yang melanggar norma ketertiban umum. Masyarakat diimbau agar tidak sembarangan membagikan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya demi menjaga kedamaian lingkungan.

 

Kini, kasus tersebut telah ditangani dan diselesaikan melalui pendekatan pembinaan dan kekeluargaan. Polres Jember berharap langkah ini menjadi pelajaran berharga bagi pelaku dan peringatan bagi seluruh elemen masyarakat, agar lebih bijak, cerdas, dan bertanggung jawab dalam bermedia sosial serta tidak membuat konten yang dapat meresahkan orang lain. (Win)