Banyuwangi, infopol.co.id- Basuni mengimbau agar seluruh masyarakat desa dan kampung dapat memilih pemimpin berkualitas, dengan kecerdasan untuk mengatur program pembangunan desa. Masyarakat juga harus memilih pemimpin yang memiliki moral baik. Hal ini sangat penting demi kemajuan desa.
Jangan karena calon kepala desa banyak uang, lalu bisa memberikan uang kepada masyarakat hingga Rp100 ribu, kemudian dipilih jadi pemimpin. Padahal dari sisi moralitas kurang baik, keteladanan kurang bagus dan kecerdasan pun kurang memadai. Saya mengimbau masyarakat desa ke depan memilih pemimpin berkualitas, baik pendidikan maupun moral,” kata Calon desa.
Minggu: 8 oktober 2023
Syarat utama calon Kepala Desa (Kades) adalah orang yang memang menetap di daerah itu. Sesuai ketentuan, kepala desa bisa dijabat hingga tiga periode dengan dukungan warga, melalui proses pemilihan yang benar.
Diharapkan dengan pemimpin berkualitas, pemerintah desa mampu mengatur program yang baik dalam mendukung perkembangan pembangunan di daerah tersebut.
Ujarnya.
Dengan begitu, pemerintah desa tidak perlu menunggu dukungan dari pemerintah kabupaten atau provinsi, apabila ada masalah yang terjadi di desa. Misalnya, ada jembatan runtuh. Pemerintah desa dan warga bisa mengatasi sendiri, dengan memanfaatkan bantuan melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) yang merupakan program pemerintah pusat.
Guna menciptakan pemerintahan desa dan kelurahan yang lebih baik, Kepala desa akan terus berupaya memberikan pembinaan Serta pembinaan. harapan kepala desa lebih memiliki kepercayaan diri untuk memimpin desa.
Ujarnya.
Pembinaan tersebut harus dilakukan, sebab sesuai UU Nomor 06/2014 tentang Desa, diatur bahwa persyaratan menjadi kepala desa minimal lulus SMP atau berijazah SMP, sementara untuk perangkat desa minimal lulusan SLTA.
Ucapnya.
Ini yang menjadi persoalan bagi kami. Karena pembinaan untuk peningkatan Kapasitas Kepala Desa Hususnya Desa Kelir tutupnya:
(IP-Waka Mustakim)

Komentar


